1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

#JermanMemilih

Jalan Menuju Pemilu

Apa yang terpenting bagi warga Jerman menjelang pemilu 2017? Selama enam minggu berkeliling Jerman, reporter DW Sumi Somaskanda dan Nina Haase lewat liputannya akan mencari tahu jawaban pertanyaan ini.

Liputan DW tentang pemilu Jerman kami usung dengan tagar "#JermanMemilih" atau "#GermanyDecides." Bagaimana warga Jerman akan memutuskan? Ini yang ingin diketahui oleh reporter DW Sumi Somaskanda dan Nina Haase saat melakukan liputan selama enam minggu keliling Jerman. Setiap minggu mereka akan menginvestigasi topik tertentu untuk setiap lokasi terpilih.

Perjalanan dimulai dari Berlin tanggal 12 Juni menuju kota Dresden dengan menggunakan bus VW. Pertanyaan DW "Where is Germany going?" terpampang di sisi bus. Sumi dan Nina ingin memulai dialog online dengan user tentang tema-tema yang akan menentukan pemilu 24 September mendatang dan menyediakan jawaban atas pertanyaan para user di seluruh dunia.

Enam kota, enam pertanyaan

"Seberapa kuat posisi sayap kanan di Jerman?" - Dresden dan sekitarnya

"Apakah pengungsi masih disambut di Jerman?" - Wegscheid dan lokasi lain di Bayern

"Apakah ekonomi Jerman siap untuk masa depan?" - Stuttgart dan sekitarnya

"Apakah Islam mengubah Jerman?" - Köln dan sekitarnya

"Seberapa fair Jerman?" - Bremen

Perjalanan akan berakhir di ibukota Berlin. Topik untuk kota ini akan ditentukan kemudian.

Fokus utama liputan untuk TV dan online adalah pemilih Jerman dan apa yang penting bagi mereka dalam kehidupan sehari-hari. Interview dengan politisi dan pakar akan memberikan konteks yang diperlukan. 

Publik bisa mengikuti kedua reporter setiap hari secara online baik dalam bahasa Jerman maupun Inggris melalui Twitter, Facebook (Live) dan Instagram. Hasil liputan juga bisa Anda baca di situs DW dan ditonton di DW-TV.

Reporter

Sumi Somaskanda bekerja sebagai presenter DW Inggris sejak 2011 dan memiliki pengalaman bertahun-tahun sebagai reporter online dan televisi. Dia lahir di Rochester, New York, kuliah di Chicago dan bekerja di San Francisco. Lewat beasiswa dari Bosch dia datang ke Jerman untuk bekerja sebagai jurnalis. Kini dia telah menetap 9 tahun di Berlin. "Dengan lebih 80 juta orang, Jerman tidak pernah gagal mengejutkan saya dengan keragaman yang luar biasa - tidak hanya secara geografis, tetapi juga sosial, budaya dan bahkan dialek. Saya tidak sabar melakukan perjalanan keliling Jerman untuk berbicara dengan para pemilih."

Sejak 2005, Nina Haase bekerja untuk program DW Inggris dan Jerman sebagai reporter, editor, presenter dan penulis online. Dia lahir di negara bagian Nordrhein-Westfalen (NRW) antara Ruhr dan Münster. Baginya, pertanyaan yang penting adalah seberapa stabil sistem politik negara ini. "Dimana-mana politik berubah. Aliansi lama dipertanyakan - lihat saja Brexit dan pemilu AS - politisi menang pada pemilu dengan pesan yang menentang arus. Sebaliknya di Jerman, partai tradisional berpegang pada nilai-nilai Barat."

Angela Merkel dijuluki sebagai "leader of the free world" oleh media asing. Penantangnya Martin Schulz mungkin adalah sosok yang paling membela Uni Eropa di kancah politik Jerman. Tapi menurut Nina Hasse, "Di Jerman juga ada masalah dengan masuknya partai kanan AfD ke parlemen. Seberapa besar ketidakpuasan di Jerman sesungguhnya? Ini hanya bisa diketahui jika berbicara secara langsung dengan warga."

Martin Muno (vlz/hp)

Laporan Pilihan