1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Olahraga

Irfan Bachdim, Bintang Baru Sepak Bola Indonesia

Kalau Jerman punya Sami Khedira, Mesut Özil atau Jerome Boateng, maka Indonesia punya Irfan Bachdim. Pemain muda naturalisasi ini, belakangan menjadi bintang tim merah putih.

default

Irfan Bachdim (kiri) ketika tampil melawan Malaysia dalam Piala AFF Suzuki, Rabu (01/12)

Muda, cepat, bertenik tinggi dan wajah ganteng, membuat nama Irfan Bachdim makin berkibar di kancah sepak bola Indonesia. "Halo, saya Irfan Bachdim. Saya bangga menjadi bagian dari Indonesia. Yeah, it´s a little bit hard," paparnya.

Nama lengkapnya Irfan Haarys Bachdim. Bahasa Indonesianya masih patah-patah. Umurnya 22 tahun. Hari-hari belakangan, nama itu kian beken. Ia menjadi magnet baru sepak bola Indonesia.

Namanya menjulang setelah tampil gemilang saat Indonesia menghancurkan Malaysia 5-1 dan menggunduli Laos 6-0. Dalam dua pertandingan itu, Irfan tampil mengagumkan dengan mencetak gol dan memberikan assist.

Awal Karir di Belanda

Mengkilap tampil di tim nasional membuat namanya terkenal. Pengikut atau followernya di jejaring sosial Twitter menembus angka seratus ribu hanya dalam hitungan hari. Sebagian besar perempuan, yang kepincut permainan dan wajahnya. Irfan Bachdim sempat menjadi trending topic atau topik pembicaraan paling top di Twitter.

Irfan lahir dari ibu Belanda dan bapak Indonesia. Dia memulai karir sebagai pemain muda di kesebelasan terkenal Ajax Amsterdam. Setelah itu dia sempat bermain untuk Utrecht dan Harleem. Dan Agustus tahun 2010, ia meneken kontrak untuk bermain dengan klub Arema Malang.

Irfan adalah pemain serba bisa. Posisi aslinya adalah pemain tengah. Namun ia juga bisa bermain di posisi striker atau sayap. Kelebihan Irfan adalah dalam hal kecepatan dan tekniknya yang di atas rata-rata. Dia juga punya insting mencetak gol.

Kebijakan Naturalisasi Pemain

Bakat Irfan Bachdim, tercium oleh seorang pencari bakat, Ian Rajagukguk, yang pertama kali melihat penampilannya di situs Youtube. Dari sana, Ian mengajak Irfan bermain dalam pertandingan amal di Jakarta. Ian menyebut, anak-anak Indonesia yang sempat mengeyam permainan di Eropa, punya disiplin, fisik dan kemamampuan teknis di atas rata-rata.

Ian juga menyebut sejumlah nama pemain naturalisasi siap berkostum tim nasional. "Pertama yang sudah positif bergabung dalam tim nasional U23 adalah Kim Jeffrey Kurniawan yang kini ada di Jerman. Kedua Jhon van Beukering yang baru menandatangani kontrak dengan klub Feyeenord, Belanda, dan Alexander Trabuco yang sekarang bermain di Cesena Junior, Italia".

Irfan, adalah produk baru kebijakan sepak bola Indonesia. Pemerintah, belakangan menjalankan program naturalisasi. Anak-anak blasteran keturunan Indonesia yang bermain di luar negeri dan dianggap berbakat, ditawari kewarganegaraan dan bermain untuk kesebelasan nasional.

Meningkatkan Persepakbolaan Indonesia

Bagaimanapun, memakai kostum Merah Putih adalah impian bagi pemain naturalisasi. Seperti yang dikatakan Irfan. "Saya orang Indonesia sejak lahir. Menjadi orang Indonesia bukan sebuah impian, karena saya memang orang Indonesia. Tapi memang sebuah mimpi bisa bermain untuk tim nasional."

Lewat twitter, Irfan Bachdim mengaku dirinya bergetar merasakan atmosfer dukungan penonton Indonesia di stadio Gelora Bung Karno. Dan banyak yang berharap, kehadiran pemain naturalisasi seperti Irfan Bachdim akan lebih memicu semangat pemain lokal. Dengan begitu, kualitas permainan akan meningkat dan tim nasional diharapkan mampu turut berkiprah di ajang internasional.

Andy Budiman

Editor: Yuniman Farid