1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya
Olahraga

Indonesia Luncurkan Liga Sepakbola Baru

10 April 2017

Liga utama sepakbola Indonesia Liga 1 resmi diluncurkan hari Senin (10/4) setelah dua tahun kosong karena sanksi skors FIFA.

https://p.dw.com/p/2azCQ
Indonesien AFF Finale Indonesien vs. Thailand
Foto: picture-alliance/Photoshot

Acara peluncuran Liga 1 di Fairmont Hotel, Jakarta, dihadiri oleh wakil-wakil PSSI, PT Liga Indonesia Baru, dan para sponsor. Liga 1 akan menggantikan Liga Super Indonesia, yang dihentikan tahun 2015 karena perselisihan antara kementerian olahraga dan asosiasi sepak bola PSSI.

Karena ada campur tangan pemerintah dalam kepengurusan PSSI, FIFA lalu menjatuhkan sanksi dan Indonesia tidak bisa lagi tampil dalam kejuaraan-kejuaraan FIFA. Larangan itu baru berakhir tahun 2016, setelah PSSI dan pemerintah Indonesia menyelesaikan sengketanya.

Interaktiver WM-Check 2014 Keyplayer Ghana Essien
Bintang sepakbola internasional yang baru saja dikontrak Persib Bandung: Michael EssienFoto: Getty Images

Delapan belas tim akan bersaing di Liga 1, yang diterutama disponsori oleh dua perusahaan: Go-Jek dan Traveloka. Klub-klub papan atas yang bergabung di dalamnya antara lain Persib Bandung dan Arema. Kedua kesebelasan akan berhadapan di laga pembuka akhir pekan ini.

"Kami berusaha mengembangkan sepak bola - bangsa ini perlu terangkat oleh sepak bola," kata Edy Rahmayadi, Ketua PSSI saat acara peluncuran liga baru itu.

Tahun lalu, klub-klub sepak bola bertarung dalam turnamen pengganti liga utama yang dinamakan Torabika Sepakbola Championship.

Indonesien Fußball Fans Fußballfans Asian Cup 2007
Penonton Indonesia akhirnya bisa menyaksikan lagi liga utama IndonesiaFoto: AP

Sepak bola Indonesia di tingkat nasional selama bertahun-tahun dirundung sengketa dan pengelolaan yang tidak profesional.

"Sepak bola bisa menyatukan masyarakat. Gojek melihat dukungan fans dan geliat ekonomi kerakyatan yang melibatkan pedagang kecil ketika ada pertandingan, sehingga hal itu sama dengan visi kami mengembangkan ekonomi kerakyatan," kata Piotr Jakubowski, Chief Marketing Officer Gojek Indonesia.

hp/yf (afp)