1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Olahraga

Indonesia Cabut Banding, Cina Adakan Investigasi

PBSI menncabut permohonan banding atas keputusan diskualifikasi BWF terhadap ganda putri Meiliana/Greysia. CIna menyatakan akan mengadakan investigasi internal terhadap athlet bulutangkisnya.

Source News Feed: EMEA Picture Service ,Germany Picture Service An official (2nd L) speaks to players from China and South Korea during their women's doubles group play stage Group A badminton match during the London 2012 Olympic Games at the Wembley Arena July 31, 2012. Tournament officials are investigating a women's badminton doubles match between China and South Korea at the London Games on Tuesday after both teams appeared determined to lose. Spectator displeasure and referee intervention did nothing to encourage the Chinese pair of Yu Yang and Wang Xiaoli and South Korean duo Jung Kyung-eun and Kim Ha-na to raise their game, a dead rubber at the Wembley Arena. Both teams, who have already qualified for the quarter-finals, delivered an abject performance that saw all four players miss routine shots throughout. From left: South Korea's Kim Ha-na, Jung Kyung-eun, China's Yu Yang and Wang Xiaoli. REUTERS/Bazuki Muhammad (BRITAIN - Tags: SPORT BADMINTON SPORT OLYMPICS TPX IMAGES OF THE DAY)

Pertandingan ganda putri antara Cina dan Korea Selatan di Olympiade 2012

Indonesia mencabut permohonan banding atas keputusan diskualifikasi yang dijatuhkan Federasi Dunia Bulutangkis (BWF) kepada pasangan ganda putri Greysia Polli dan Meiliana Jauhari di Olympiade London 2012. Keduanya termasuk ke dalam delapan athlet bulutangkis yang dikeluarkan dari ajang Olympiade atas dugaan pengaturan skor pertandingan.

Mereka dituding "tidak berupaya penuh untuk memenangkan pertandingan," dan "berprilaku yang sejelas-jelasnya mencederai olahraga ini."

Kendati begitu Indonesia melalui Menteri Pemudan dan Olahraga, Andy Mallarangeng meminta Komite Olympiade Internasional (IOC) untuk meninjau ulang format pertandingan bulutangkis Olympiade. Pasca skandal pengaturan skor di London yang melibatkan satu ganda putri dari Cina dan Indonesia serta dua pasangan dari Korea Selatan itu muncul kritik terhadap format turnamen setengah kompetisi yang diputuskan IOC pada detik-detik terakhir.

Sementara itu kecaman mengalir terhadap pasangan ganda putri Indonesia. Pebulutangkis putra Indonesia, Taufik Hidayat merasa "bahagia" jika keduanya didiskualifikasi, lantaran telah membuat "citra buruk untuk bulutangkis," katanya. Hal serupa terjadi terhadap dua pasangan dari Korea Selatan, Kim Ha-na/Jung Kyung-eun dan Ha Jung-eun/Kim Min-jung yang mendapat hujan kecaman dari media-media nasional.

China sendiri mengumumkan akan mengadakan penyeleidikan terkait skandal tersebut. Salah seorang dari ganda putri Cina yang didiskualifikasi, Yu Yang menyatakan mengundurkan diri dari bulutangkis. "Ini adalah turnamen terakhir saya, selamat tinggal bulutangkis," katanya. Keduanya diperintahkan untuk meminta maaf kepada publik atas skandal tersebut.

rzn/sid/dpa