1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

G20: Indonesia- Jerman Desak Kerjasama Multilateral

Dalam pertemuan G20, Indonesia dan Jerman tekankan pentingnya kerjasama multilateral dalam mengatasi masalah-masalah global.

"Kerjasama internasional adalah kunci untuk implementasi penuh dari agenda 2030," demikian pernyataan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi dalam pertemuan tingkat menteri  G20 di Bonn, Jerman.  Pernyataannya senada dengan yang disebutkan Menteri Luar Negeri Jerman, Sigmar Gabriel bahwa tidak ada satu negara pun yang bisa memecahkan masalah-masalah seperti perubahan iklim, terorisme dan migrasi massal sendirian. "Ini hanya bisa dilakukan lewat kerjasama dan keterbukaan," ujar Sigmar Gabriel.

Secara resmi, agenda  pembicaraan di Bonn salah satunya berfokus pada pencapaian 17 tujuan pembangunan berkelanjutan hingga tahun 2030. Termasuk di dalamnya, pengentasan kemiskinan dan upaya mengatasi dampak perubahan iklim.

Menteri Luar Negeri RI , Retno Marsudi menyatakan untuk mencapai 17 tujuan pembangunan yang menjadi  agenda tahun 2030 itu membutuhkan langkah sinergis di tingkat nasional dan internasional. Langkah-langkah yang telah diambil Indonesia untuk mengimplementasikan agenda itu di antaranya: "Indonesia telah melibatkan semua pemangku kepentingan nasional, mulai dari tahap perumusan hingga tahap pelaksanaan berbagai agenda  yang hendak dicapai tahun 2030 tersebut."

Selain itu, peta jalan, pendanaan, dan mekanisme pengawasan untuk pelaksanaan berbagai program telah disusun oleh pemerintah. "Indonesia telah melakukan proses inklusif melalui pendekatan bottom-up dalam merumuskan dan melaksanakan agenda 2.030 di dalam negeri dan berkomitmen untuk melaksanakannya dengan komitmen lebih tinggi, dibandingkan dengan tujuan sasaran pembangunan sebelumnya," ujar Menlu, Retno Marsudi.

Sementara itu, pada tingkat internasional, Menteri Luar Negeri RI mengundang para anggota G20 untuk terus menunjukkan komitmennya dalam melanjutkan kerjasama internasional yang saling menguntungkan. "Untuk memastikan keberhasilan agenda 2030 secara global, negara-negara anggota G20 harus dapat membantu negara-negara berkembang dengan memastikan pembangunan kapasitas yang memadai dan kerjasama dalam hal pendanaan dan teknologi untuk pelaksanaan agenda 2030 " tambah Retno Marsudi.

Fokus lain dalam pertemuan G20 adalah mengenali dan mencegah terjadinya krisis di masa depan, serta bantuan bagi  Afrika. Solusi damai untuk konflik Suriah juga jadi agenda pembicaraan.

ap/as (kemlu/rtr/afp)

Laporan Pilihan