1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Foto Bugil Artis Akan Dipamerkan

Beberapa foto telanjang selebriti yang diretas oleh para hacker online, termasuk Jennifer Lawrence, akan ditampilkan dalam pameran seorang seniman yang dikenal memanfaatkan foto yang diambil oleh para paparazzi.

Seniman yang dikenal dengan nama "XVALA" akan menggunakan foto artis pemenang Oscar Jennifer Lawrence dan model terkenal Kate Upton. Foto telanjang keduanya diekspos di internet pekan lalu setelah akun pribadi mereka diretas oleh hacker.

Foto hasil retasan tersebut akan menjadi bagian dari show "No Delete", di galeri seni kontemporer Cory Allen (CACA) di St. Petersburg, Florida. Foto bugil Lawrence dan Upton akan dicetak di atas kanvas seukuran tubuh manusia. Kedua foto akan diüpamerkan besama dengan hasil koleksi XVALA dalam tujuh tahun terakhir.

Bukan privasi lagi

Galeri CACA menjelaskan, foto-foto yang ditampilkan akan menunjukkan "selebriti di momen yang paling pribadi". Kecaman datang dari berbagai pihak atas rencana XVALA. Namun ia membela diri dengan mengatakan, "Kita membagi rahasia dengan teknologi. Begitu kita melakukannya, privasi kita bisa diakses oleh orang lain."

XVALA sebelumnya dikenal berkat patung-patung karyanya yang menjadikan ikon teknologi, seperti pendiri Facebook Mark Zuckerberg dan pendiri Apple Steve Jobs yang dibuatnya dari sampah yang ia temukan di luar rumah kedua tokoh tersebut.

Foto-foto Lawrence dan Upton dicuri dari akun layanan iCloud Apple kedua sertis tersebut. Penyanyi Rihanna dan aktris "Big Bang Theory" Kaley Cuoco juga termasuk korban peretasan foto bugil.

"Pameran ini adalah refleksi akan manusia di masa kini," jelas Cory Allen, publisis galeri tersebut. "Kita semua menjadi 'pengguna' dan pada akhirnya kita juga yang 'digunakan'." Pameran foto seniman XVALA - yang juga akan menampilkan foto penyanyi Britney Spears dengan kepala botak - akan dibuka bagi publik mulai 30 Oktober mendatang.

vlz/yf (afp)

Laporan Pilihan