1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Evakuasi Kapal Costa Concordia Dimulai

16 September 2013

Setelah karam selama 19 bulan di pulau Giglio Italia, para pekerja mulai menegakkan bangkai kapal Costa Concordia. Pekerjaan yang rumit dan berlangsung sangat lambat.

https://p.dw.com/p/19iDd
Bangkai kapal pesiar Costa Concordia di pulau Giglio, Italia
Bangkai kapal pesiar Costa Concordia di pulau Giglio, ItaliaFoto: Reuters

Upaya pengangkatan bangkai kapal dimulai sejak Senin pagi (16/9). Kapal itu ditarik dengan kawat-kawat baja dari satu sisi untuk ditegakkan. Setelah itu, peti pelampung raksasa akan ditempelkan di kedua sisinya, supaya kapal itu bisa dibersihkan dan distabilkan.

Upaya pengangkatan bangkai kapal sempat tertunda selama beberapa jam karena cuaca buruk. Operasi ini merupakan operasi terbesar yang pernah dilakukan dalam teknologi maritim. Kapal yang tergeletak miring di atas karang di pantai Giglio itu harus digulingkan sekitar 65 derajat untuk mencapai posisi tegak. Para insinyur menggunakan pompa hidraulik dan konstruksi kotak pelampung yang rumit agar bangkai kapal bisa diselamatkan.

Kapal Pesiar Costa Condordia dengan panjang sekitar 300 meter dan bobot 114.000 ton itu menabrak karang bulan Januari 2012. Ketika itu, kapal tersebut membawa lebih 4200 penumpang. 32 penumpang tewas dalam kecelakaan itu. Kapten kapal Francesco Schettino harus menghadapi proses pengadilan karena kecelakaan itu.

Operasi penyelamatan yang mahal

Misi penyelamatan bangkai kapal sudah menelan biaya sedikitnya 600 juta Euro. Jika upaya penyelamatan tidak berjalan lancar, biayanya mungkin jauh lebih besar lagi. Misi ini terutama dilakukan untuk mencegah kerusakan lingkungan di pulau wisata Giglio.

Upaya menegakkan badan kapal diperkirakan makan waktu sampai 12 jam, demikian keterangan dari tim penyelamat. Metode penegakkan kapal yang disebut Parbuckling ini sudah sering diterapkan, tapi belum pernah pada kapal sebesar ini. Semua langkah penyelamatan diawasi dengan puluhan kamera, kata anggota tim penyelamat Sergio Girotto. Semuanya tergantung pada ketahanan badan kapal yang mengalami kerusakan di satu sisinya.

Sebelum operasi penyelamatan dilakukan, bahan bakar yang tersisa di lambung kapal sudah disedot dan dipindahkan. Perairan di sekitar kapal selalu diawasi berkaitan dengan bahan-bahan kimia beracun yang masih tersisa.

Setelah kapal ditegakkan, para teknisi akan mulai melakukan stabilisasi badan kapal. Pekerjaan ini diperkirakan akan berlangsung selama beberapa bulan. Setelah itu baru kapal bisa ditarik ke tempat lain. Masih belum jelas, ke pelabuhan mana kapal tersebut akan dibawa.

Tim penyelamat sudah bekerja selama setahun lebih. Tim ini terdiri dari sekitar 500 teknisi yang berasal dari 26 negara.

hp/ab (dpa, rtr)