1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Eropa Makin Kewalahan Tangani Krisis Pengungsi

Ketegangan diantara negara Eropa terkait krisis pengungsi makin memuncak. Hongaria mengundang grup Visegrad untuk mendiskusikan krisis dan mengkoordinasikannya dengan Uni Eropa.

Uni Eropa siap menggelar sidang tingkat menteri luar negeri Jumat (04/09/15) di Brussel, Belgia, membahas eskalasi krisis pengungi. Agenda utama konferensi juga mencakup kuota jumlah pengungsi yang harus ditampung oleh masing-masing anggota. Walau ketegangan diantara negara Eropa terkait krisis pengungsi makin memuncak, para pengamat memperkirakan sulit disepakati keputusan bersama.

Di saat para petinggi politik Eropa membahas krisis tersebut, Hongaria mengambil langkah sepihak yang cukup drastis untuk mencegah gelombang pengungsi keluar Hongaris tanpa registrasi. Polisi menghentikan sebuah kereta tujuan Austria yang berpenumpang sekitar 300 pengungsi di kota Bicske dan mengangkut paksa mereka ke sebuah kamp penampungan registrasi.

Sementara itu, PM Hongaria Viktor Orban juga mengundang grup Visegrad yang meliputi Slowakia, Ceko dan Polandia, untuk mendiskusikan krisis dan mengkoordinasikannya dengan Uni Eropa. Saat ini lebih 3.500 pengungsi terdampar di Hongaria karena dilarang melanjutkan perjalanan melintasi perbatasan memasuki kawasan Uni Eropa.

Pernyataan PM Orban yang anti imigran dan bersifat diskriminatif terhadap pengungsi serta tudingan kepada politik Jerman yang rdinilai "mengundang" datangnya pengungsi juga memicu kritik tajam dari sejumlah media.

Di lain pihak Parlemen Eropa juga menegaskan perlunya solidaritas Uni Eropa dalam menanggulangi krisis pengungsi yang saat ini terutama menjadi beban berat bagi Hongaria.

Selain itu Republik Ceko, Slovakia dan Hongaria juga mengimbau Uni Eropa agar secepatnya membuat aturan yang memilah migran ekonomi dengan pengungsi yang melarikan diri dari kawasan konflik. Dalam dua bulan terakhir ini, Hongaria diserbu lebih dari 90.000 pengungsi yang ingin melintas perbatasan menuju Austria atau Jerman.

as/yf (afp,ap,rtr,twitter)

Laporan Pilihan