1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Elinor Ostrom, Perempuan Pertama Pemenang Nobel Ekonomi

Pertama kalinya dalam sejarah sejak penganugerahannya tahun 1969, Nobel Ekonomi diterima oleh seorang perempuan. Ekonom lingkungan hidup Ostrom menerima penghargaan tersebut bersama dengan Oliver Williamson dari AS.

default

Elinor Ostrom

Keduanya akan berbagi hadiah uang senilai kurang lebih satu juta euro. Perempuan berusia 75 tahun itu mengungkapkan perasaannya:

"Saya sangat terkejut dan ini merupakan kegembiraan besar bagi saya. Begitu banyak orang, yang saya harus ucapkan rasa terimakasih. Menerima hadiah ini merupakan penghormatan besar bagi saya dan saya masih sedikit kaget,“ komentar Ostrom mengenai kemenangannya.

Komite Penghargaan Nobel menyampaikan latar belakang keputusannya memberikan penghargaan tersebut. Menurut mereka, kedua penerima Nobel Ekonomi itu telah menunjukkan bahwa analisa ilmu ekonomi juga dapat menjelaskan banyak bentuk organisasi sosial.

Anggota komite, Peter Englund, memaparkan tentang pencapaian yang dilakukan Elinor Ostrom: "Ostrom mengkaji penggunaan sumber-sumber daya alam. Contohnya sumber daya air dan kondisi perikanan. Para ekonom selalu memikirkan bahwa prinsip pasar tidak berfungsi di sini, misalnya penangkapan ikan secara berlebihan di laut Timur. Dalam studi lapangannya Elinor Ostrom menunjukkan bagaimana sumber daya alam bersama dapat digunakan sebaik-baiknya.“

Dalam penggunaan aset-aset sumber daya bersama seperti hutan maupun perairan, lanjut Englund, akan terbangun aturan informal, sebab semua saling bergantung satu sama lain. Salah satu kasus yang dikaji oleh Ostrom adalah bendungan irigasi di Nepal, yang dioperasikan oleh masyarakat setempat. Ketika negara memodernisasi dengan dana bantuan pembangunan, lalu mengambil alih tanggung jawab dari masyakat, maka jaringan lokal bersama yang tadinya berfungsi menjadi ambruk.

Ostrom menolak tesis, bahwa aset bersama seperti air dan padang rumput akan diekspoitasi oleh para penggunanya, karena itu tidak boleh diatur dan diprivatisasi. Organisasi swadaya masyarakat dan manajemen desentralisasi, menurut tesis Ostrom, seringkali berkontribusi meredam masalah sosial dan mendukung kelestarian aset bersama.

Sementara pemenang Nobel Ekonomi lainnya Oliver Williamson, dari Universitas California, mengkaji bagaimana kecenderungan perusahaan besar untuk tumbuh. Komite Nobel mengungkapkan, Williamson telah mengajarkan bagaimana menghargai pasar, perusahaan, asosiasi, badan-badan dan bahkan rumah tangga, dari perspektif kontribusi mereka terhadap pemecahan konflik.

Hadiah Nobel di bidang ekonomi merupakan satu-satunya penghargaan Nobel yang tidak diciptakan oleh industrialis Alfred Nobel tahun 1896. Melainkan didanai oleh Bank Sentral Swedia Sverige Riskbank. hadiah ini pertama kali dianugerahkan tahun 1969 untuk mengenang Nobel.

Albrecht Breitschuh / Ayu Purwaningsih

Agus Setiawan

Laporan Pilihan