1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Ekstremis Asal Jerman Tewas di Pakistan

Sejauh ini dipastikan, sejumlah anggota kelompok Islam militan, diantaranya warga negara Jerman, tewas dalam serangan yang dilancarkan sebuah pesawat tak berawak di perbatasan Afghanistan-Pakistan.

default

Pesawat tak berawak milik AS yang melancarkan serangan di wilayah Waziristan, Pakistan

Disebutkan korban tewas mencapai delapan orang, diantaranya empat warga negara Jerman. Sumber lain menyebutkan delapan warga Jerman tewas dan sejumlah lainnya luka-luka. Keterangan ini tidak dapat diteliti kebenarannya, karena setelah terjadi serangan, jenazah korban disingkirkan kelompok Taliban.

Sementara mengenai serangan tersebut, terdapat kesamaan keterangan baik dari pihak Amerika Serikat maupun Pakistan. Pesawat tak berawak, atas perintah Dinas Rahasia Amerika Serikat CIA, menembakkan dua roket dengan sasaran rumah seorang kepala suku di kawasan utara Waziristan di Pakistan. Pimpinan suku tersebut memiliki hubungan yang baik dengan pimpinan kelompok Taliban setempat.

Saksi mata menggambarkan korban merupakan warga Arab. Tapi tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut mengenai identitasnya. Yang juga masih belum jelas adalah, termasuk dalam kelompok militan mana, mereka bergabung. Wilayah suku di bagian barat laut Pakistan merupakan kubu kelompok Islam radikal dari kalangan kelompok Al-Qaida. Selain itu, di kawasan itu terdapat jaringan Hakkani, kelompok di balik serangan terhadap tentara Amerika Serikat dan NATO di Afghanistan.

Di kamp di kawasan tersebut juga dilatih anggota kelompok teror yang berasal dari negara Barat. Menurut keterangan dinas rahasia, disamping ekstremis dari negara lain di Eropa, juga terdapat puluhan warga negara Jerman keturunan Turki, atau kelahiran Jerman,yang berlatih di kamp tersebut. Bulan Juni lalu, seorang warga Jerman ditangkap di sekitar kawasan tersebut. Dan dua bulan kemudian diekstradiksi ke Jerman. Apakah anggota kelompok ekstremis Jerman yang tewas tersebut ambil bagian dalam rencana kelompok Al Qaida untuk melancarkan serangan di Eropa, sampai sekarang masih belum jelas.

Sementara itu, Dinas Rahasia Amerika Serikat CIA semakin sering melancarkan serangan dengan menggunakan pesawat tak berawak terhadap kelompok Islam militan di perbatasan Pakistan dengan Afghanistan. Bulan September lalu, dilancarkan 26 kali serangan. Ini merupakan jumlah serangan yang paling banyak selama ini. Menurut keterangan Amerika Serikat, serangan-serangan tersebut bertujuan untuk menghancurkan jaringan kelompok militan yang melakukan serangan terhadap tentara Amerika Serikat di Afghanistan serta jaringan teror yang merencanakan serangan di Eropa.

Sabine Matthay/Asril Ridwan

Editor: Dyan Kostermans

Laporan Pilihan