1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Piala Dunia 2014

Duel Boateng, Pertarungan Dua Saudara

Mereka adalah saudara tiri - tumbuh dan mengawal karir di Berlin. Tapi keduanya akan berhadapan mewakili dua negara yang berbeda pada babak penyisihan grup Piala Dunia nanti: Jerome dan Kevin Prince Boateng dalam fokus

Dortmund player Kevin Prince Boateng plays the ball during the German first soccer Bundesliga match between FC Bayern Munich and Borussia Dortmund in the stadium in Munich, southern Germany, on Sunday, Feb. 8, 2009. (AP Photo/Christof Stache) *** Eds note: spelling Munich is Muenchen ***

Kevin Prince saat masih berkostum BvB Dortmund. Ia kemudian pindah ke Portsmouth

Jerome dan Kevin Prince Boateng punya banyak kesamaan. Keduanya mengawali segalanya dari klub Hertha Berlin dan kini meniti karir di tim nasional pada Piala Dunia di Afrika Selatan. Namun dalam pertandingan penyisihan grup antara Jerman dan Ghana, keduanya akan memakai kostum yang berbeda.

Kevin Prince memang menjadi salah satu pemain terakhir yang dinominasikan oleh pelatih Milovan Rajevac. Namun "the black stars" - julukan timnas Ghana, tidak kesulitan mendapat izin FIFA. Saudara tertua Boateng itu sejak Juni 2009 telah memutuskan hanya akan merumput untuk Ghana. Media-media berspekulasi, keputusan tersebut terkait dengan karirnya yang mandek di timnas U-21 Jerman.

Penyihir lapangan yang sulit diandalkan

Tim nasional Jerman menyingkirkan nama Kevin Prince dari daftar pemain karena sikapnya yang kerap tidak disiplin dan sering terlambat. Beberapa bahkan menyebutnya sulit dikontrol. Dua bulan sebelum perpisahannya dengan skuad U-21 Jerman, Kevin Prince berulah merusak sebuah mobil dengan menggores cat dan menendang kaca spion. Sebagai hukumannya ia harus membayar uang ganti rugi sebesar 50.000 Euro.

Kisah hidup Kevin Prince Boateng adalah sebuah klise tentang kerasnya hidup di jalanan. Dari kecil ia tumbuh berkembang di lingkungan bermasalah di Wedding, Berlin. Tempat dimana kebanyakan pemuda menganggap bandar obat-obatan terlarang sebagai prespektif karir yang mendatangkan sukses. 13 gambar tato menghiasi tubuhnya yang berotot.

Di atas lapangan Kevin Prince lincah dan agresif, tidak jarang ia ikut mengarsiteki sebuah gol. Ibunya mengatakan, ia sebenarnya anak yang baik. Seorang yang berhasil keluar dari jerat kemiskinan. Mungkin sebab itu pula para pendukung Portsmouth lebih mengidolakan Kevin Prince. Buat Hertha dan Borussia Dortmund, ia setidaknya pernah dianggap talenta besar sebelum kemudian ditendang sebagai provokator dan biang kerok.

Haus pengetahuan dan dapat diandalkan

Ambiguitas soal pilihan tim nasional tidak pernah terlintas dalam pikiran Jerome, sang saudara tiri yang kini berumur 21 tahun. Seperti halnya Kevin Prince, ia juga tumbuh di Berlin, namun di dunia yang berbeda.


Germany's Hamburg SV player Jerome Boateng celebrates after he scored against Belgium's RSC Anderlecht, during the round of 16, second leg Europa League soccer match in Brussels, Thursday, March 18, 2010. (AP Photo/Yves Logghe)

Jerome Boateng sejak awal dianggap lebih disiplin dan dapat diandalkan ketimbang saudara tirinya - dengan kata lain, lebih cocok untuk karakter tim panzer Jerman. Jerome bermain untuk Hamburg SV sebelum kemudian ditarik oleh Manchester City


Jerome hidup di Wilmersdorf bersama ibunya yang selalu menuntut nilai baik di sekolah dan pekerjaan yang solid. Pun ia memiliki tato di badannya dan dianggap talenta besar, namun Jerome memiliki disiplin tinggi dan kemauan untuk belajar. Selama merumput untuk timnas U-21 Jerman, Jerome merupakan salah satu pemain terbaik, juga kepatuhannya pada pelatih menjadi nilai tambah bagi pemain yang musim depan bakal bermain untuk Manchester CIty itu.

Jerome mulai naik daun ketika tampil solid selama kejuaraan Piala Eropa 2008. Dengan gayanya yang dingin namun efektif, Jerome mampu menahan gempuran ujung tombak Spanyol, meski akhirnya Jerman harus menyerah 0:1.

Ibunya berkata, Jerome hanya mengambil jalan yang lurus. Jalan itu kini mengarah dari Hamburg SV ke Manchester City, 314 Kilometer dari Portsmourth.

Isyarat perubahan sepak bola Jerman

Saudara Boateng adalah contoh paling mutakhir perubahan dalam sepakbola Jerman, baik di Bundesliga maupun di tim nasional. Sembilan tahun yang lalu Gerald Asamoah merupakan pemain berkulit hitam pertama yang dinominasikan ke timnas.

Tidak sedikit pendukung atau bahkan pengurus DFB yang tidak setuju dengan langkah Jürgen Klinsmann kala itu. Mereka belum bisa menerima pemain berdarah Afrika berkostum Panzer. Kini Boateng bersaudara terpisah, yang satu bermain untuk Ghana yang lain untuk Jerman. Dan berbeda dengan Asamoah, Boateng dengan cepat merebut simpati pendukung.

Dirk Bathe/Rizki Nugraha

Editor: Yuniman farid