1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Dua Nyawa Raja Narkotika Meksiko

Nazario Moreno Gonzalez, gembong kartel narkotika Meksiko tewas untuk "kedua kalinya" akhir pekan lalu. Ia dikenal sebagai sosok ganjil yang mengawinkan dunia mafia dengan keyakinan agama.

default

Gambar simbol narkoba

Pemerintah Federal, hari Minggu lalu (09/03/2014) akhirnya memiliki apa yang selama ini hilang – mayat Moreno.

Selama operasi memburu Capo atau pimpinan mafia tertinggi Meksiko itu, pembunuhan atas orang yang seharusnya sudah mati itu adalah peristiwa paling aneh, bahkan melampaui penangkapan raja obat bius paling dicari dua pekan lalu, Joaquin "El Chapo" Guzman, figur mistik lainnya yang menyerah tanpa perlawanan setelah 13 tahun melarikan diri sejak kabur dari penjara.

Warga Michoacan sebelumnya dilaporkan melihat Moreno, yang dikenal dengan panggilan ”Yang Paling Gila,” di sekitar negara bagian itu sejak pemerintah mengklaim bahwa pimpinan gangster itu tewas dalam baku tembak dua hari, dengan polisi federal pada Desember 2010, meski pemerintah mengakui bahwa mereka tak pernah menemukan mayatnya.

Yakin 100 persen

Pemerintah Meksiko telah melacaknya sejak Januari, dan tentara serta angkatan laut menemukannya di Timbuscatio, sebuah kota di pegunungan terpencil di kawasan pertanian negara bagian barat, yang merupakan markas kartelnya. Para pejabat mengatakan tentara melepaskan tembakan sebagai respon atas sebuah ”agresi” ketika mereka mencoba melakukan penangkapan.

Tomas Zeron, kepala unit penyelidik kriminal untuk kantor Kejaksaan Agung, mengatakan identitas bos kartel itu sudah dikonfirmasi 100 persen melalui sidik jari, namun ia menambahkan bahwa pengujian lain masih akan dilakukan.

”Ini adalah sebuah kemenangan. Ia melakukan banyak kerusakan bagi warga Michoacan," kata Hipolito Mora, salah seorang pemimpin kelompok ”bela diri” warga yang bangkit tahun lalu menentang kartel Moreno yakni the Knights Templar. Pertempuran antara dua kelompok ini telah menyebabkan pemerintahan Presiden Enrique Pena Nieto akhirnya mengambil tindakan tegas terhadap geng obat bius tersebut.

Berikutnya

Laporan Pilihan