1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Olahraga

Dominasi Tanpa Imajinasi

Bayern kewalahan menghadapi perlawanan gigih Manchester United. Kendati memaksakan skor 1:1, Bayern kehilangan Martinez dan Schweinsteiger di leg kedua. Kini Guardiola harus menjamu United tanpa gelandang bertahan murni

Angka statistik adalah santapan terbesar buat pelatih Pep Guardiola dalam laga perempat final Liga Champions Eropa ketika Bayern München bertandang ke Old Trafford, Selasa (1/4). Seperti diduga, Bayern mengemas 70 persen penguasaan bola dan jumlah umpan yang tiga kali lipat lebih banyak ketimbang tuan rumah. Tapi selebihnya Robben dkk. tidak banyak berkutik menghadapi perlawanan gigih Manchester United.

"Manchester bermain luar biasa," tutur Direktur Olahraga, Matthias Sammer, "mereka kuat secara fisik dan selalu mengincar serangan balik. Taktik itu membuat kami kesulitan," imbuhnya. Kendati begitu,"skor 1:1 adalah hasil yang bagus. Pekan depan kami harus pastikan," tiket ke babak selanjutnya, kata Arjen Robben.

Sejak awal Bayern diunggulkan untuk melumat Manchester yang tengah dirundung awan gelap musim ini. Nasib sial seakan enggan berpaling dari pelatih David Moyes yang berada di ujung tanduk. Karena justru ketika Moyes harus melakoni pertaruhan terakhir di Old Trafford, ia menghadapi Bayern München dan Pep Guardiola.

Tragedi Schweinsteiger

Betapa Bayern kewalahan meredam semangat juang United, terlihat dari angka statistik lain. Dari sepuluh pelanggaran yang dilakukan pemain Bayern, wasit menghadiahkan satu kartu kuning buat Javi Martinez dan kartu merah buat Bastian Schweinsteiger.

Keduanya tidak diperbolehkan merumput pada leg kedua di Allianz Arena. Dan seperti yang dikatakan Sammer, pelanggaran oleh Martinez dan Schweinsteiger dilakukan untuk meredam serangan balik Manchester.

Champions League Manchester United - Bayern München

Pahlawan tragis Bayern München, Bastian Schweinsteiger

Terutama Schweinsteiger menjadi pahlawan tragis Bayern malam itu. Ia yang merobek gawang David de Gea dan menyamakan kedudukan usai United unggul terlebih dahulu lewat gol Nemaja Vidic. Tapi pelanggarannya terhadap Wayne Rooney berakibat fatal. Schweini harus keluar dari lapangan sepuluh menit menjelang akhir pertandingan. "You dirty, Schwein!" tulis harian Mirror Sport.

Tanpa Jangkar di Allianz Arena

Bahkan Rooney pun menyisakan rasa belas kasihan atas nasib malang yang menimpa Schweinsteiger, "saya kira itu pelanggaran. Walaupun tidak enak melihat seorang pemain harus keluar dari lapangan. Dan ia adalah pemain yang luar biasa," tuturnya kepada jurnalis di lorong menuju ruang ganti.

Bayern kini berharap bisa mengatasi hilangnya Schweinsteiger dan Martinez. Dengan Thiago Alcantara yag masih cedera, Pep Guardiola kini tinggal memiliki Toni Kroos dan Philip Lahm untuk mengisi posisi jangkar di lapangan tengah. Celakanya, walaupun kedua pemain selama ini tampil optimal di posisi tersebut, tidak satupun bisa disebut sebagai gelandang bertahan murni.

"Kami akan menurunkan sebelas pemain pekan depan. Hal semacam ini bisa terjadi dan kami akan mencari solusinya," tutur Guardiola.

rzn/ab (sid,dpa)