1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Dokumentasi Orangutan Menang Penghargaan di Hamburg

Dokumentasi Deutsche Welle (DW) tentang Sekolah Orangutan di Taman Nasional Bukit Tigapuluh, Sumatera, menang penghargaan emas di World Media Festival dalam kategori E-Learning and Education

Dokumentasi Orangutan di situs khusus Deutsche Welle dalam proyek Global Ideas memenangkan piala emas dari World Media Festival untuk kategori E-Learning and Education.

Dokumentasi tentang program Reintroduksi Orangutan di Bukit Tigapuluh, Jambi, Sumatera, yang didanai oleh Frankfurt Zoological Society (FZS) Jerman dibuat oleh reportzer DW Inga Sieg dan juru kamera Axel Warnstedt (foto).

Tim DW mendapat ijin khusus untuk mendokumentasikan kegiatan sehari-hari di Sekolah Orangutan, sampai orangutan sitaan dari masyarakat berhasil dilatih dan siap untuk dilepasliarkan kembali ke hutan rimba.

Proyek Global Ideas Deutsche Welle menghadirkan reportase dari berbagai penjuru dunia yang berkaitan dengan pelestarian lingkungan dan upaya penanggulangan perubahan iklim. Proyek ini didanai oleh Kementerian Lingkungan Jerman. Selain film dokumentasi, Global Ideas juga menghadirkan situs interaktif khusus sebagai material pembelajaran di sekolah-sekolah.

Habitat Orangutan makin sempit

Perambahan hutan di Sumatera disebutkan merampas areal hidup Orangutan dan mengancam keberlangsungan hidup satwa liar yang dilindungi itu.

Tonton video 06:35

Sekolah Orangutan di Bukit Tigapuluh

Sekitar 180.000 hektar dari 360.000 hektar blok hutan dataran rendah di Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT) habis dirambah.

Untuk menjamin keberlangsungan hidup orangutan Sumatera, pemerintah harus merestorasi ekosistem hutan di TNBT. Direktur Program Frankfurt Zoological Society (FZS) Peter Pratje menerangkan, perusakan hutan terjadi secara besar-besaran selama beberapa tahun terakhir.

Sekitar 110.000 hektar hutan di Bukit Tigapuluh berhasil diselamatkan dengan cara merestorasi ekosistem. Tapi konversi hutan untuk tanaman industri terus mengancam keberadaan orangutan, kata Peter Pratje.

Program Reintroduksi Orangutan melatih satwa hasil sitaan petugas Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Medan, untuk kemudian dilepasliarkan di hutan rimba kawsan Taman Nasional Bukit Tigapuluh.

Tahun 2010, Tim DW Indonesia melakukan liputan khusus tentang Program Reintroduksi Orangutan dalam Serial hutan Indonesia. Serial program radio ini dibuat untuk Konferensi Iklim PBB di Bali, Desember 2010 dan disiarkan di stasiun-stasiun radio FM di seluruh Indonesia melalui kerjasaa dengan Kantor Berita Radio (KBR) 68H.

hp/as (dw)

Laporan Pilihan

Audio dan Video Terkait