1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Dampak Brexit: Jerman Lebih Diminati Investor Asing

Jerman semakin menarik bagi investor asing. Demikian hasil studi terbaru sebuah konsultan bisnis. Menurut peneliti, inilah dampak keluarnya Inggris dari Uni Eropa-Brexit yang positif bagi Jerman.

Konsultan bisnis A.T. Kearney Rabu ini mempublikasikan hasil studi Foreign Direct Investment Confidence Index (FDI Confidence Index) untuk tahun 2017. Studi ini menyoroti perubahan persepsi investor tentang iklim bisnis di sebuah negara atau kawasan.

Para penulis studi mengungkap keterkejutan mereka atas hasil studi tahun ini, yang dikaitkan dengan kekhawatiran investor tahun lalu, tentang meningkatnya kebijakan bersifat populis setelah referendum Brexit, dan hasil pemilu presiden AS. "Tapi tahun ini, walaupun Brexit sudah jelas dan hasil pemilu AS tidak seperti dugaan sebelumnya, AS tetap berada di posisi pertama indeks, dan Inggris naik satu tingkat ke posisi keempat." Demikian dikatakan Paul Laudicina dari A.T. Kearney dalam situs konsultan tersebut.

Tidak seburuk dugaan?

Menurut studi, diskrepansi tersebut bisa dijelaskan dengan fakta, bahwa pasar AS dan Inggris sangat besar dan bersifat ekonomi terbuka dengan peraturan efisien, sistem pajak transparan dan kemampuan teknologi kuat. Menurut penulis studi, para investor jelas mementingkan semua karakteristik ini, jika memperhitungkan di mana harus menanam modal.

Selain itu ada persepsi, bahwa Brexit dan terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS akan membawa keuntungan bagi bisnis, setidaknya untuk jangka pendek. Ini didasari prospek bahwa Inggris nantinya tidak perlu memperhatikan regulasi Uni Eropa yang rumit, danbisa menerapkan kebijakan imigrasi yang lebih rasional.

Studi itu juga mengemukakan, bahwa Donald Trump menjanjikan pajak perusahaan yang lebih rendah dan penanaman modal besar pada sektor infrastruktur AS.

Jerman jadi pemenang

Indeks tahun ini membawa sejumlah berita bagus bagi Jerman, karena posisinya naik ke ranking ke dua, tepat di bawah AS. Ini adalah ranking tertinggi yang pernah diduduki Jerman dalam 20 tahun sejarah FDI Confidence Index.

Menurut A.T. Kearney perbaikan peringkat ini menunjukkan lingkup regulasi Jerman yang bersifat bersahabat, dan struktur pasaran tenaga kerja yang kuat. Banyak investor memperkirakan Jerman akan meraup keuntungan dari keluarga Inggris dari Uni Eropa.

Sementara itu, minat investor di kawasan lain Eropa nampaknya menurun. Namun demikian, lima ekonomi terkuat Eropa rankingnya naik tahun ini.

 Penulis: Hardy Graupner (ml/as)

Laporan Pilihan