1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Crystal Meth

Gudrun Heise/Rizki Nugraha4 Juli 2014

Ia memacu adrenalin dan mengusir rasa penat: Crystal Meth belakangan mulai merambah kaum muda dan professional. Pilot dan mahasiswa adalah konsumen terbesar. Namun obat ini menyimpan ancaman buat kesehatan.

https://p.dw.com/p/1CVrj
Foto: picture-alliance/dpa/A. Burgi

Crystal Meth adalah obat terlarang yang sedang dikhawatirkan peneliti kecanduan. Dikonsumsi secara rutin dalam jangka waktu lama, Crystal Meth bisa merusak organ tubuh. Obat ajaib ini membunuh sel syaraf dan bisa berdampak pada kerusakan otak permanen.

Crystal Meth termasuk jenis Amphetamine yang membuat si pengguna menjadi agresif. Bubuk sejernih kristal atau yang juga dikenal dengan nama Ice itu bisanya dihisap, ditelan atau dihirup lewat hidung. Bahaya terbesar Crystal Meth adalah sifatnya yang mudah dan murah untuk diproduksi.

Crystal Meth berkhasiat psikoaktif dan membuat tubuh manusia berfungsi maksimal dalam jangka waktu yang relatif lama. Setelah khasiatnya mereda, pengguna biasanya tetap tidak bisa tidur kendati mengalami kelelahan. Peneliti juga memastikan gangguan konsentrasi sebagai salah satu dampaknya.

Obat Pengusir Rasa Lelah

Jika dikonsumsi dalam waktu yang lama, Crystal Meth bisa menyebabkan kerusakan pada tubuh. Dalam banyak kasus, pengguna kehilangan gigi, berat badan menurun drastis dan menua dengan cepat. Beberapa kasus ekstrim bahkan mencatat kemunculan dampak tersebut cuma dalam beberapa bulan setelah pertama kali mengkonsumsi.

"Kerusakan ini tidak bisa disembuhkan," kata peneliti kecanduan, Heino Stöver.

Crystal Meth pertamakali diproduksi untuk mengusir rasa lelah serdadu yang berperang di Perang Dunia II. Untuk alasan yang sama banyak orang kini mengkonsumsi obat-obatan tersebut, kata Stöver. "Mereka yang ingin meningkatkan kinerja, pelajar atau pegawai yang harus lembur."

Pilot Indonesia

Kini Meth lebih sering beredar di klub-klub malam atau konser musik. Konsumennya kebanyakan ingin berjoged selama mungkin. Selain itu Crystal Meth memiliki zat yang mampu meningkatkan daya seksual, kata Stöver.

Di Indonesia penggunaan Crystal Meth kebanyakan berangkat dari alasan serupa. Sedikitnya tiga pilot Lion Air pernah ditangkap karena mengkonsumsi obat tersebut sejak 2011. Seorang di antaranya menerbangkan Boeing 737-800 yang akhirnya jatuh di Bali.

2012 silam seorang pilot Lion Air juga ditangkap setelah kedapatan mengantongi lebih dari 4 gramm Crystal Meth. Ia juga mendapat hasil positif usai diuji oleh kepolisian.