1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Sosbud

Claude Chabrol Meninggal Pada Usia 80 Tahun

Bersama sineas kenamaannya lainnya, Claude Chabrol termasuk salah satu pencetus gelombang baru film „Nouvelle Vague“ - sebuah gerakan yang mendobrak gaya film mapan di tahun 1950-an.

default

Claude Chabrol

Sutradara Perancis Claude Chabrol meninggal dunia pada usia 80 tahun. Selain menyutradarai puluhan film, ia juga seorang aktor, produser dan penulis naskah film. „Kami berterima kasih kepada Anda, Claude Chabrol, untuk film-film Anda.” Demikian tutur walikota Paris, Bertrand Delano menyampaikan penghormatannya kepada salah seorang sineas besar Perancis pada hari Minggu (12.09.10). Chabrol serta filmnya dikenal karena keberaniannya dan kecintaannya pada kebebasan.

Bersama sineas kenamaannya lainnya, François Truffaut, Jacques Rivette dan Jean-Luc Godard, Chabrol termasuk salah satu pencetus gelombang baru film „Nouvelle Vague“ - sebuah gerakan yang mendobrak gaya film mapan di tahun 1950-an. Ditandai dengan gaya individual masing-masing sutradara, ketika itulah lahir ungkapan “film-film Autor”.

Hanya sukses-sukses kecil

"Generasi kami tidak memikirkan karir, kami ingin berkarya. Saya tidak tahu, apakah sekarang orang-orang betul-betul berusaha membuat sebuah film“, begitu ungkap Chabrol beberapa bulan yang lalu. Film-film klasik Chabrol termasuk „La Femme infidele“ atau „Istri yang tidak setia“ (1968), „La Ligne de demarcation“ atau "Garis Demarkasi " (1966) serta „L'ivresse de Pouvoir“ atau "Komedi Kekuasaan" (2006). Salah satu film terakhirnya adalah "Bellamy", yang tahun 2009 juga tampil di Berlinale. Dalam festival film itu, Chabrol menerima penghargaan untuk seluruh hasil karyanya semasa hidup.

"Rasa kemenangan merupakan tanda kematian seorang pembuat film. Saya hanya mengalami sejumlah sukses kecil“ begitu kilah Chabrol mengenai kehidupannya ketika merayakan ulangtahunnya yang ke-80 Juni lalu. Chabrol menyutradarai sekitar 60 film bioskop dan serangkaian film untuk televisi.

Tanpa kompromi, sinis dan jujur, sifat-sifat itulah yang menandai Chabrol dan karya-karyanya. Tak sedikit karya filmnya yang bergulat dengan keculasan, egoisme dan kepicikan dalam masyarakat, diwarnai dengan pelecehan seksual dalam keluarga atau kasus pembunuhan. Chabrol pernah mengatakan, hanya seorang psikolog yang bisa mengetahui kenapa dia selalu ingin membongkar perilaku kaum borjuis yang berstandar moral ganda.

Dari kritikus film menjadi sutradara

Chabrol, lahir pada 24. Juni 1930 di Paris sebagai anak pemilik apotik. Ayahnya mengharapkan ia mengikuti jejaknya dan Chabrol kemudian mempelajari ilmu ini. Namun ia juga gemar menulis, dan karirnya di bidang dilm dimulai sebagai kritikus film untuk majalah film kenamaan "Cahiers du cinéma".

Di Jerman, film-film Chabrol juga sangat diminati. Jumah film yang ia sutradarai sama banyaknya dengan karya-karya sineas seperti Fritz Lang dan Alfred Hitchcock yang dikaguminya.

Edith Koesoemawiria / DW/dpa