1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Cina Tegaskan Kesiapan Bantu Uni Eropa

Namun dalam KTT Uni Eropa dan Cina di Beijing, Perdana Menteri CIna Wen Jiabao tidak dengan tegas menyatakan janji bantuan kepada Uni Eropa.

Sepuluh hari berlalu setelah PM Cina Wen Jiabao dan Kanselir Jerman Angela Merkel berbicara tentang mata uang Euro di Beijing. Kali ini pemimpin pemerintahan Cina kembali menyatakan dukungannya bagi negara zona Euro.

"Keinginan kami untuk mendukung Uni Eropa dalam penyelesaian krisis utang, sangat serius. Kami memiliki kepercayaan terhadap Eropa dan Euro. Cina siap membantu lebih jauh dan bekerja sama dengan Eropa," kata Wen Jiabao.

Namun seperti setelah pembicaraannya dengan Merkel, kali ini pun Wen Jiabao tidak menyebutkan secara rinci dukungannya itu.

Awal Februari lalu Wen Jiabao menyatakan Cina siap berkontribusi dalam Dana Moneter Internasional atau dana penyelamatan Eropa, EFSF.

Presiden Dewan Uni Eropa Herman van Rompuy menyebut pembicaraan dengan Wen sebagai konstruktif. Konsultasi mengenai penyelesaian krisis utang akan diperdalam.

"Kami menyambut baik sikap positif dan keterlibatan resmi Cina serta Perdana Menteri Wen sehubungan dengan stabilitas zona Euro dan Uni Eropa."

Pada akhirnya, kata van Rompuy, Cina yang menentukan bagaimana keinginannnya memberikan sumbangan bagi stabilitas zona Euro.

Uni Eropa-Cina Saling Tergantung

PM RRC Wen Jiabao (tengah), Presiden Dewan Eropa Herman van Rompuy (kiri), dan Presiden Komisi Eropa José Manuel Barroso (kanan) di Beijing, Selasa (14/02).

PM RRC Wen Jiabao (tengah), Presiden Dewan Eropa Herman van Rompuy (kiri), dan Presiden Komisi Eropa José Manuel Barroso (kanan) di Beijing, Selasa (14/02).

Dalam pertemuan dengan Wen Jiabao sebelumnya, Herman van Rompuy dan Presiden Komisi Uni Eropa José Manuel Barroso sekali lagi mengemukakan tindakan yang dilakukan Eropa dalam menstabilkan zona Euro.

"Pesan kami dari pihak Eropa jelas. Kami melakukan apa yang dirasa penting untuk mengembalikan kepercayaan. Dan kami akan berhasil, "kata Barroso.

Baik kedua pimpinan Eropa maupun Perdana Menteri Wen Jiabao berulang kali menegaskan ketergantungan satu sama lain. Uni Eropa adalah mitra dagang terpenting Cina dan tahun ini Cina menjadi pasar ekspor terpenting Eropa. Setiap harinya transaksi kedua pihak bernilai lebih dari satu miliar Euro.

Kedua pihak setuju untuk mencapai kesepakatan mengenai perlindungan investasi. Selain itu Herman van Rompuy mendesak akses pasar yang lebih baik di Cina dan perlindungan lebih baik terhadap hak kekayaaan intelektual serta agar Cina mencabut kebijakan proteksionisme. Dalam deklarasi penutup bersama disebutkan, bahwa status ekonomi pasar yang dituntut oleh Beijing, akan secepatnya diupayakan solusinya secara menyeluruh.

Dalam pertemuan puncak Uni Eropa dan Cina 2010, Cina tidak menyetujui pasal mengenai hak azasi manusia dicantumkan dalam deklarasi penutup. Kali ini ada perubahan. Hak azasi manusia juga akan dicantumkan dalam deklarasi itu. Namun hanya dengan kesepakatan tidak mengikat mengenai dialog dan kerja sama di bidang hak azasi manusia.

Ruth Kirchner/Luky Setyarini

Editor: Agus Setiawan

Laporan Pilihan