1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Cina-Iran Makin Dekat dalam Bidang Pertahanan

Cina ingin memperdalam hubungan pertahanan dengan Iran, sebuah langkah untuk semakin mempererat hubungan yang sebelumnya sudah dekat dengan negara penghasil minyak besar dunia tersebut.

Menteri Pertahanan Cina Chang Wanquan mengatakan kepada rekannya Menteri Luar Negeri Iran Hossein Dehqan bahwa perkembangan hubungan bilateral selama ini “tetap positif dan mantap, tercermin dengan rasa saling percaya dalam bidang politik yang semakin mendalam ,” demikian diberitakan kantor berita Xinhua.

Chang “yakin bahwa hubungan pertemanan diantara kedua negara serta angkatan bersenjata akan diperkuat” karena “peningkatan kunjungan dan latihan kerjasama personil diantara angkatan bersenjata kedua negara,” tambah Xinhua.

Menlu Dehqan “menyuarakan harapan bahwa kedua negara akan terus memainkan peran positif dalam menjaga perdamaian dan stabilitas wilayah,“ kata kantor berita milik pemerintah Cina tersebut.

Namun belum ada perincian mengenai rencana mempererat hubungan dalam bidang pertahanan diantara kedua negara tersebut.

Ada perbedaan

Cina selama ini mengekspor senjata ke Iran, dan bulan lalu mengekspresikan kemarahan setelah Washington membeberkan tuduhan atas seorang pebisnis Cina yang dituduh menyuplai suku cadang rudal untuk Teheran.

Cina dan Iran selama ini memiliki hubungan dekat dalam bidang perdagangan dan energi, dan Beijing berulangkali menolak tuntutan Amerika untuk memberlakukan sanksi ekonomi yang lebih keras kepada Iran, sebagai cara untuk mengekang ambisi nuklir Teheran.

Namun, perbedaan muncul diantara Cina dan Iran terkait kebijakan pengembangan sumberdaya gas dan minyak Iran.

Bulan lalu, Iran menghentikan kontrak dengan China National Petroleum Corp's

(CNPC) untuk mengeksplorasi ladang minyak di Azadegan, setelah raksasa energi Cina itu berulangkali mengabaikan seruan untuk mulai mengerjakan proyek tersebut.

ab/rn (dpa,ap,afp)

Laporan Pilihan