1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Iptek

CeBIT 2012 Dibuka - Brasil Sebagai Mitra

Pameran peralatan dan layanan TI terbesar didunia, CeBIT kembali digelar dari 6-10 Maret di Hannover dengan motto „Menjaga Rasa Percaya“. 4200 peserta pameran dari 70 negara menampilkan produk TI dan Telekomunikasi.

Sesuai tradisi, pameran Teknologi Informasi dan Telekomunikasi CeBIT secara resmi dibuka dengan sambutan Kanselir Jerman Angela Merkel pada malam menjelang hari pertama pameran.

Hadir di upacara, antara lain Perdana Menteri Niedersachsen David Mc Allister; Direktur Bitkom Dieter Kempf; Ketua Dewan Administrasi Google Eric Schmidt dan kali ini Presiden Brasil, Dilma Rousseff . Tahun ini Brazil menjadi negara mitra bagi CeBIT, yang menampilkan produk dan layanan 4200 peserta pameran dari 70 negara.

Bukan hanya sepakbola, warga Brasil juga gemar teknologi informasi. Ponsel, internet, blog, twitter atau iPad, tampaknya produk TI baru apapun yang dilemparkan ke pasar Brazil akan langsung menjadi rebutan penduduk.

Di Brasil, Facebook saat ini berada di posisi satu jejaring media sosial. Tapi sebelumnya “Orkut” menguasai pasar. Orkut adalah jejaring media sosial yang pertama digulirkan Google pada Januari 2004, beberapa hari sebelum Facebook diluncurkan online.

Jajak pendapat lembaga peneliti ComScore menunjukkan, kini 97 persen penduduk Brasil aktif menggunakan layanan jejaring sosial.

Teknologi Informasi Untuk Keseharian

Kini internet berperan dalam hampir seluruh kehidupan di Brasil. Keterangan pembayaran pajak hanya bisa diurus melalui media elektronik. Semua penyandang mandat politik, mulai dari presiden hingga anggota majelis komunal, sejak 2000 dipilih melalui layanan di dunia maya dan jumlah ponsel kini lebih banyak dari penduduknya.

Popularitas produk TI dan boomingnya ekonomi Brasil menjadikan negara Amerika Latin ini sorotan bisnis TI. Direktur CeBIT, Frank Pörschmann mengatakan, “Brasil kini merupakan negara ketujuh terbesar yang menawarkan produk TI di dunia, dengan arus pertumbuhan yang melaju kuat. Kami yakin, bahwa Brasil akan terus menggeser hubungan kekuasaan dalam industri teknologi tinggi dan menjadi produsen yang dominan“.

Peluang Tumbuh

Asosiasi Nasional Brasscom memprediksi pertumbuhan yang sama pada 2012 dengan di tahun 2011, yakni 12%. Ini artinya pertumbuhan tiga kali lebih cepat dari produk domestik brutto Brazil pada lingkup waktu yang sama.

Tahun lalu perputaran dana di sektor TI mencapai 96 miliar Dolar AS. Bila ditambah dengan sektor layanan komunikasi, jumlahnya menjadi 190 miliar Dolar AS.

Potensi pertumbuhan juga besar. Ekonominya terus berkembang dan ini terutama berkat stabilitas politik yang berlanjut. „Pasar TI Brasil memiliki potensi pertumbuhan yang jauh di atas sektor lainnya", ungkap Presiden Brasscom Antonio Gil. Tambahnya, “2020 bakal mencapai batas 6% dari pasar“.

Kelas Menengah Brasil

Berperan penting dalam pertumbuhan ini adalah terus membesarnya lapisan kelas menengah, yang disebut „kelas C“. Bersama faktor lainnya, seperti pemerataan penghasilan dan program pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan begitu lapisan masyarakat miskin berpotensi untuk menjadi pembeli peralatan dan layanan telekomunikasi.

Peranan Brasil yang memimpin di Amerika Latin menjadi nilai tambah. “ Brasil bertanggung jawab atas 50% pasar perangkat lunak di Amerika Latin. Meksiko berada di posisi kedua, dengan 12%“, demikian José Antonio Antonioni, direktur regional asosiasi perangkat lunak Softsul.

Partisipasi di CeBIT

Brasil sebagai negara mitra tampil kuat di CeBIT dengan kehadiran 100 partisipan pameran. Fokus tertuju teknologi informasi untuk sektor perbankan, pertambangan minyak dan pertanian.

Brasil tak hanya menggunakan CeBIT untuk memperdagangkan produk TI-nya. Menurut Direktur CeBIT Pörschmann, Brazil juga hadir untuk sejumlah proyek megah, pertandingan sepakbola piala dunia WM 2014 dan Olimpiade 2016. Brazil ingin menunjukkan kemampuannya dan untuk itu butuh mitra usaha yang biasanya ada dalam jumlah besar di CeBIT.”

Tahun 2011, jumlah pengunjung CeBIT mencapai hampir 340.000 orang.

Alexander Schossler/Edith Koesoemawiria
Editor: Carissa Paramita