1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Sosial

Blue Card untuk Imigran Berkualifikasi

Jerman kekurangan insinyur, dokter dan pakar informatik. Untuk mengantisipasinya pemerintah Jerman ingin mempermudah kedatangan imigran berkualifikasi tinggi dari luar Uni Eropa.

Berlin: Martin Reets, Mitarbeiter der Firma SENTECH Instruments GmbH, erklärt am 14.06.2004 in Berlin den indischen Kunden Pankaj Chaudhary (r.) und Aji Baby (l) Teile einer neuen Plasma-Ätzanlage. Die Anlage dient zur Fertigung mikrooptischer und mikroelektronischer Bauelemente und erreicht die dreifache Produktivität ihres Vorgängertyps. Herzstück der für die industrielle Kleinserienfertigung sowie für Forschungseinrichtungen entwickelten Anlage ist ein Ätz-Reaktor, in dem Strukturen auf Galliumarsenid-Wafern (Halbleiter-Scheiben) und optischen Materialien wie Glas und Quarz mit Hilfe von Ä

Imigran berkualifikasi tinggi di Jerman

Apa yang di Amerika Serikat dikenal sebagai Green Card, di Eropa disebut Blue Card. Garis-garis haluan bagi tenaga kerja berkualifikasi yang dikeluarkan Uni Eropa tahun 2009, yang menawarkan tenaga kerja dari negara-negara non Uni Eropa peraturan ijin tinggal yang sama.

Pemerintah Jerman memerlukan waktu tiga tahun sampai pelaksanaan garis-garis haluan tersebut. Dan dengan demikian meluncurkan Kartu Biru Uni Eropa, atau Blaue Karte EU seperti istilah resmi badan berwenang Jerman. Hal ini juga karena Jerman secara resmi tidak ingin menjadi negara tujuan migran secara umum.

Tapi dari kenyataan demografis tidak ada lagi yang dapat menutup mata. Sampai tahun 2030 Jerman akan kekurangan 6 juta tenaga kerja, demikian prognosa terbaru Badan Tenaga Kerja Jerman. Merosotnya potensi tenaga kerja sebesar itu meredam pertumbuhan ekonomi dan dinamika inovasi. Demikian diperingatkan Klaus Zimmermann, pimpinan Pusat Kajian untuk masa depan pekerjaan. "Ancaman menurunnya jumlah penduduk sampai tahun 2030 menjadi sekitar 77 juta, sampai tahun 2060 menjadi 65 juta dapat membahayakan dasar finansial jaminan sosial Jerman."

Masalah dalam Lapangan Kerja

Hambatan terbesar memasuki lapangan kerja Jerman selama ini adalah ketentuan pendapatan yang harus ditunjukkan imigran dari negara-negara non Uni Eropa. Jumlah gaji per tahun minimal 66 ribu Euro. Ketentuan jumlah tersebut terlalu tinggi, demikian kritik dari pihak ekonomi dan perhimpunan serikat pekerja Jerman. Dengan ketentuan tersebut selama ini setiap tahunnya hanya sekitar 150 ijin tinggal yang dapat diberikan.

Magdeburg (Sachsen-Anhalt): Der Jordanier Waleed Salem sitzt am 05.11.2001 im Fraunhofer Institut für Fabrikbetrieb- und automatisierung in Magdeburg vor seinem Computer und blickt in die Kamera des Fotografen. Der Ingenieur war der erste Computerspezialist, der in Sachsen-Anhalt eine Greencard erhalten hat. Seit rund einem Jahr arbeitet Salem am Fraunhofer Institut. Seit Einführung der Greencard im August 2000 bis zum 26. Oktober 2001 wurden laut Landesarbeitsamt Halle/Saale in Sachsen-Anhalt 13 solcher Erlaubnisse ausgegeben. Damit liegt das Bundesland an vorletzter Stelle. Insgesamt wurden in Deutschland bisher 10.054 Greencards vergeben. (MGB01-061101)

Ilmuwan dari Yordania di Institut Fraunhofer Magdeburg

Hal itu kini diharapkan berubah dan menjadi perdebatan di Parlemen Jerman Kamis (01/03). Melalui peraturan pelaksanaan garis haluan tenaga kerja berkualifikasi, pemerintah Jerman ingin menurunkan drastis ketentuan batas pendapatan minimum bagi tenaga kerja non Uni Eropa. Siapa yang ingin memperoleh Blue Card hanya tinggal menunjukkan ijazah perguruan tinggi dan paling sedikit memiliki pendapatan 44 ribu Euro per tahun. Dengan demikian ia bisa memperoleh ijin tinggal dan setelah tiga tahun memperoleh ijin menetap tidak terbatas.

Siapa yang memperoleh pendapatan minimal 48 ribu Euro per tahun dapat segera memperoleh ijin tinggal permanen. Pasangan yang menyusul boleh segera mencari tempat kerja dan tidak usah membuktikan kemampuan berbahasa Jerman. Bagi dokter, insinyur dan pakar teknik yang terutama banyak dibutuhkan, batas pendapatan minimum untuk boleh memiliki ijin tinggal bahkan diturunkan sampai 35 ribu Euro per tahun.

Mengupayakan Alumni dan Tenaga Kerja Tetap di Jerman

Jena (Thüringen): In einem Speziallabor für Lasertechnik der Fachhochschule Jena sind am 23.01.2003 der Wissenschaftler Prof. Jens Bliedtner und der syrische Student Housam Zakkour (l) in ein Fachgespräch vertieft. Bereits seit fünf Jahren lebt Housam Zakkour in Deutschland. Nach mehreren Semestern für Pharmazie an der Universität Erlangen-Nürnberg hat sich der junge Syrer jetzt für ein Studium der Laser- und Optotechnologien an der Jenaer Bildungseinrichtung entschieden. Von den 4.230 eingeschriebenen Studentinnen und Studenten der Fachhochschule kommen 62 aus dem Ausland. In einem besonderen Programm werden künftig jährlich etwa 30 Bewerber aus China für ein Studium an der Jenaer Fachhochschule vorbereitet. (GER41-230103)

Ilmuwan muda dari Suriah di Universitas Jena

Untuk menyerap lulusan perguruan tinggi Jerman yang berasal dari luar negeri, kepada para alumni juga akan ditawarkan Blue Card. Sampai satu tahun setelah lulus, warga asing alumni perguruan tinggi Jerman, boleh meneruskan pekerjaan yang dilakukannya selama masih menjadi mahasiswa.

Jika ia akhirnya menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bidang studinya, maka setelah dua tahun ia memperoleh ijin tinggal permanen di Jerman. Peraturan ini juga berlaku bagi mereka yang menempuh pendidikan kejuruan di Jerman.

Dengan ini pemerintah Jerman ingin mengirimkan sinyal kepada tenaga kerja internasional dari luar Eropa, dikatakan Ole Schröder, pejabat parlementer di kementerian tenaga kerja Jerman. Pesan itu adalah "Anda dibutuhkan, Anda bersama dengan anggota keluarga Anda diterima, Anda memiliki masa depan di Jerman. Kami ingin membuka diri dan menarik bagi pemilik otak paling cemerlang di dunia."

Masih Diperlukan Faktor Lainnya

Namun oposisi meragukan bahwa diturunkannya tingkat pendapatan minimun saja cukup untuk mengundang tenaga kerja berkualitas dari luar negeri ke Jerman. Untuk menimbulkan daya tarik bagi imigran berkualifikasi, terutama iklim politik dan masyarakat harus berubah. Demikian menurut Memet Kılıç dari Partai Hijau. "Landasan untuk itu adalah perspektif jaminan ijin tinggal, kedua peraturan kewarganegaraan yang menarik dan tindakan efektif melawan rasisme."

ARCHIV - Ein frisch operierter Patient wird am Mittwoch (09.09.2009) auf der Intensivstation in der Universitätsklinik Köln behandelt. Nordrhein-Westfalen steht vor einem drastischen Arbeitskräftemangel: Ohne ein entschiedenes Gegensteuern verliert das bevölkerungsreichste Bundesland bis 2025 rund 1,3 Millionen Erwerbspersonen, darunter etwa eine Million Fachkräfte, wie die Regionaldirektion NRW der Bundesagentur für Arbeit am Mittwoch (12.10.2011) mitteilte. Schon jetzt fehlen in einigen Branchen Facharbeiter. Besonders gelte das für Krankenschwestern, Altenpflegekräfte, Erzieher, Köche, Elektroniker, Dachdecker und Fliesenleger, die teilweise schon NRW-weit händeringend gesucht werden. Foto: Oliver Berg dpa/lnw +++(c) dpa - Bildfunk+++

Juru rawat di rumah sakit Jerman makin berkurang

Dalam tiga poin tersebut Kılıç masih melihat hal-hal yang harus diperhatikan. Misalnya dalam peraturan memperoleh Blue Card tertulis, bahwa tenaga migran berkualifikasi akan kehilangan ijin tinggalnya jika dalam kurun tiga tahun ijin tinggal tersebut, ia meminta bantuan sosial. Pemberian ijin menetap hanya dengan syarat tertentu, melanggar salah satu pilar undang-undang imigrasi. Demikian dikatakan Kılıç.

Jangan Sampai Terjadi Dumping Upah

Partai sosial demokrat SPD juga mengkritik usulan undang-undang. Jika batas pendapatan minimum benar-benar diturunkan secara drastis, ada bahaya dumping upah. Demikian dikatakan anggota parlemen Daniela Kolbe. "Di sini kami berbicara tentang para insinyur, para ahli matematika, para ilmuwan yang gaji awal per tahunnya rata-rata 39.200 Euro. Kami tidak melihat kepentingan terus diturunkannya tingkat pendapatan minimum pada sektor yang kurang tenaga kerja."

Parlemen Federal Jerman dalam sebuah pernyataan mengenai usulan peraturan sudah memberikan isyarat bahwa negara-negara bagian hanya akan menyetujui usulan tersebut dengan syarat tertentu. Terutama yang penting bagi negara-negara bagian adalah bahwa Blue Card juga terbuka bagi warga asing dari luar Uni Eropa, tanpa ijazah perguruan tinggi. Dengan demikian Parlemen Federal menyingggung sektor perawatan yang di Jerman sudah lama resmi masuk dalam sektor yang kurang tenaga kerja.

Sabine Kinkartz/Dyan Kostermans

Editor: Hendra Pasuhuk

Laporan Pilihan