Bandara LA Kembali Dibuka, di Brussel Polisi Investigasi Ledakan | dunia | DW | 29.08.2016
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Bandara LA Kembali Dibuka, di Brussel Polisi Investigasi Ledakan

Polisi menyisir Bandara Los Angeles setelah adanya laporan terdengarnya suara tembakan. Di Brussel, sebuah ledakan terjadi di institusi krimininologi.

Terminal di Bandara Internasional Los Angeles (LAX) telah dibuka kembali setelah evakuasi singkat, pasca adanya laporan tentang tembakan yang tidak terbukti. Beberapa penerbangan mengalami penundaan.

Petugas keamanan memeriksa segala sesuatu yang dianggap mencurigakan. Demikian dikatakan petugas LAX Alicia Hernandez hari Minggu (28/08) di Los Angeles, Amerika Serikat.

Kecemasan terpicu ketika orang-orang melaporkan adanya bunyi tembakan di salah satu terminal bandara. Polisi menyelidiki suara yang dilaporkan dan mengatkan bahwa bunyi yang terdengar seperti suara tembakan itu adalah "suara keras" dan alarm palsu.

Video dari bandara menunjukkan puluhan orang berkumpul di jalanan dan terminal luar di salah satu pusat transit tersibuk di Amerika Serikat tersebut.

Para pejabat keamanan telah memperketat keamanan dalam beberapa bulan terakhir menyusul serangan mematikan di bandara internasional di Belgia dan Turki.

Alarm palsu di LAX terjadi dua bulan setelah Bandara Internasional New York City John F. Kennedy juga mengalami evakuasi sementara, ketika polisi menyelidiki laporan terdengarnya tembakan di salah satu terminal.

The US Federal Aviation Administration menulis di situsnya bahwa lalu lintas udara ke LAX mengalami penundaan dan menyarankan penumpang di kota-kota lain memeriksa jadwal di bandara keberangkatan, untuk megamati kemungkinan penundaan.

Bom meledak di Brüssel

Di Brussel, Belgia, sebuah bom meledak di dekat laboratorium Institut Kriminologi. Bangunan terbakar tapi tidak ada yang terluka. Juru bicara pemadam kebakaran Belgia, Pierre Meys , mengatakan, "Ledakan amat kuat, jendela laboratorium pecah dan melayang hingga belasan meter."

Ledakan terjadi pada sekitar pukul 03:00 waktu setempat pada Senin. belum diketahui, apakah ledakan ini merupakan aksi terorisme atau kriminalitas.

Bangunan terbakar tapi tidak ada yang terluka karena lembaga tersebut dalam keadaan kosong saat kejadian. Lembaga ini merupakan pusat ilmiah utama untuk departemen kehakiman Belgia.

ap/yf(rtr,afp/ap/dw)

Laporan Pilihan