1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

"Bambang Widjojanto satu, tapi tidak sendiri"

Penangkapan Bambang Widjojanto memicu reaksi keras di media sosial. Sebagian besar netizen menuntut Presiden Joko Widodo turun tangan. Tapi Istana Negara malah menolak intervensi.

Keputusan Istana Negara menolak mencampuri perselisihan antara Kepolisian RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi memicu kekecewaan netizen di media sosial. Presiden Joko Widodo cuma mengimbau agar kedua instansi bersikap obyektif dan menaati koridor hukum.

Sontak tagar #SaveKPK ramai beredar di Twitter. Berikut kicauan yang kami rangkum




Bekas Menteri Hukum dan HAM, Yusril Ihza Mahendra meyakini drama perseteruan antara dua lembaga tidak akan berakhir sampai di sini


Sementara seorang netizen menggambarkan KPK yang tengah dikepung Kepolisian (buaya) dan partai pemerintah PDIP (banteng)




Budayawan Butet Kartaredjasa menuntut Presiden Joko Widodo agar turun tangan.


Laporan Pilihan