1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

BELAJAR B. JERMAN

Backfish: Ikan Tepung?

“Backfisch” bisa dimakan. Anehnya terkadang seorang pemuda juga memancing “Backfisch”. Megapa? Karena "Backfish“ di Jerman punya dua pengertian, yakni ikan muda dan gadis ingusan.

Typisch britisches Essen: Fisch und Chips

Mari kita tengok lagi kata-kata dalam bahasa Jerman. Kali ini nama makanan yang umum dijumpai di supermarket, yakni backfish. Sejenis fillet (daging tanpa tulang) ikan, yang dibungkus tepung pani. Biasanya sudah digoreng dan dibekukan. Jadi konsumen bisa langsung memanaskannya di oven/pemanggang atau digoreng dengan sedikit minyak. jenis ikannya anatra lain ikan salmon.

Jadi “Backfisch” bisa dimakan. Anehnya, ada istilah bahwa terkadang seorang pemuda juga memancing “Backfisch”. Lho, padahal kan sudah digoreng? Mengapa? Karena "Backfish“ di Jerman punya dua pengertian selain, ikan yang biasa digoreng tepung, juga bisa berarti gadis ingusan.

"Backfisch“ dalam pengertian kedua adalah istilah yang terancam punah. Dulu istilah ini sering digunakan oleh orang jika melihat gadis muda belia yang sedang duduk di bangku sambil tertunduk dan tertawa kecil. Lalu berkatalah seorang pemuda kepada temannya "Kamu mau apa dengannya, mereka itu kan masih Backfish!“.

Bisa dikatakan "backfisch“ adalah istilah kuno yang digunakan untuk menyebut gadis muda belia. Awalnya istiah ini muncul dari penangkapan ikan dan berarti ikan yang masih sangat muda (kecil). Namun bukan berarti hal yang mengecilkan peran perempuan secara gender.

Tapi, sekarang orang jarang sekali menyebut gadis remaja belia sebagai „backfish“. Tapi, dalam sebuah situasi tertentu kata itu tak akan pernah punah -tetap bisa digunakan untuk pengertian yang pertama. Di pekan-pekan raya, biasanya ada "backfisch" lezat untuk disantap - ya betul "Backfisch“ atau ikan muda yang digoreng tepung.

Laporan Pilihan