AS Kembali Akan Latih Kopassus? | dunia | DW | 22.07.2010
  1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

AS Kembali Akan Latih Kopassus?

Setelah Korea Selatan, Indonesia menjadi agenda kunjungan Robert Gates. Dalam kunjungan terakhirnya di Indonesia tahun 2008, Gates menawarkan bantuan untuk meningkatkan kemampuan persenjataan dan personil militer.

default

Pasukan TNI dituduh terlibat dalam pelanggaran HAM dalam tugasnya di Aceh (arsip foto 2005)

Amerika Serikat akan membahas normalisasi hubungan militer dengan Indonesia, demikian keterangan dari kalangan kementerian pertahanan AS sehubungan dengan kunjungan Menteri Pertahanan Robert Gates di Jakarta. Gates yang baru menyelesaikan kunjungan di Seoul, Korea Selatan, tiba di Jakarta, Kamis (22/07). Menhan AS bertemu antara lain dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono serta Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro.

Dalam pertemuan antara kedua menteri pertahanan ini, selain akan dibicarakan normalisasi hubungan militer setelah dicabutnya embargo senjata AS terhadap Indonesia, akhir 2005 lalu, kemungkinan akan dibahas juga kelanjutan program pelatihan satuan elite militer Indonesia, Kopassus. Amerika Serikat menghentikan program pelatihan bagi Kopassus pada tahun 1998, setelah Tentara Nasional Indonesia dituduh telah melakukan berbagai pelanggaran HAM, termasuk di Timor Leste dan Nanggroe Aceh Darussalam.

Mengenai kemungkinan program pelatihan ini, pengamat militer Kusnanto Anggoro juga pernah mengungkapkan, bahwa banyak pihak di Departemen Pertahanan cukup skeptis, menimbang fakta adanya anggota Kongres AS yang sangat kritis tentang Kopassus. Indonesia sendiri sebenarnya bukan merupakan mitra terpenting dalam kerjasama militer di kawasan. Sehingga tema normalisasi kerjasama militer bagi kedua negara bukanlah merupakan masalah substansial.

Yuniman Farid/rtr/afp

Editor: Hendra Pasuhuk

Laporan Pilihan