1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

AS Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Iran

Konflik atom Iran, satu cerita yang tampaknya tidak pernah berakhir: sanksi, perundingan, kemajuan dan penyangkalan. Satu solusi pun belum tampak dalam sengketa proogram nuklir Iran.

Pemerintah Amerika Serikat kembali memperketat sanksi terhadap Iran. Sehubungan dengan program nuklir Iran yang kontroversial, Amerika Serikat membekukan aset milik tujuh perusahaan dan lima warga Iran. Demikian dinyatakan Kemntrian Pertahanan AS di Washington. Selain itu, AS juga melarang warganya untuk melakukan bisnis dengan mereka yang asetnya dibekukan tersebut. Pihak berwenang AS menuduh perusahaan dan warga Iran tersebut telah menyediakan “peralatan, teknologi dan jasa“ bagi rezim Iran dan program nuklirnya.

Sementara itu, dalam perundingan antara Badan Energi Atom Internasional IAEA dan Iran pada hari Kamis (13/12/12) di Teheran, telah disepakati digelarnya pembicaraan putaran baru pada pertenghan Januari 2013. Sumber diplomatik di IAEA melaporkan telah terdapat kemajuan dalam beberapa hal. Juga diplomat Iran untuk IAEA Ali Asghar Soltanieh menyebut pembicaraan yang digelar dengan IAEA sebagai positif dan konstruktif. Kelanjutan pembicaraan dijadwalkan akan dilakukan pada tanggal 16 Januari 2013 di Teheran, demikian dikutip kantor berita Iran ISNA.

Iran dicurigai tengah berupaya mengembangkan senjata nuklir dengan kedok program nuklir sipil. Pemerintah Teheran teus menyangkal tuduhan ini. Pihak Barat telah menjatuhkan berbagai sanksi terhadap Iran untuk mendesak negara ini membuat konsesi dalam negosiasi mengenai program nuklirnya. Sementara Israel telah berulang kali mengancam akan melakukan serangan militer terhadap fasilitas nuklir Iran.

yf/cs(dpa/dapd/afp/rtre)