1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Olahraga

AS dan Jepang Berhadapan di Babak Final

Kesebelasan putri Jepang berhasil kalahkan Swedia, dan AS unggul dari Perancis dalam pertandingan babak semi final Rabu (13/07). Jadi AS dan Jepang berhak maju ke babak final turnamen Piala Dunia Sepak Bola Perempuan.

Fussball, Fifa Frauen-Weltmeisterschaft Deutschland 2011, Halbfinale, Spiel 29, Japan - Schweden, Mittwoch (13.07.11), FIFA Frauen-WM-Stadion, Frankfurt am Main: Japans Torschuetzin Nahomi Kawasumi (M.) jubelt ueber ihren Treffer zum 3:1 mit den Mitspielerinnen. Der dapd Sportdienst ist ueber den dapd newsplaner nutzbar. Die kostenlose Freischaltung kann unter newsplaner.de beantragt werden +++ Foto: Oliver Lang/dapd

Kesebelasan Jepang rayakan kemenangan di babak semi final.

Jepang berhasil mengalahkan Swedia dengan skor 3:1 dalam pertandingan babak semi final yang berlangsung di Frankfurt, Rabu (13/07). Dengan demikian kesebelasan Jepang, yang mengalahkan Jerman di babak perempat final, untuk pertama kalinya berhasil masuk ke babak final. Homare Sawa dan Nahomi Kawasumi menjadi pencetak gol bagi kesebelasan Jepang.

Di babak final, yang akan digelar di Frankfurt, Minggu (17/07), Jepang akan berhadapan dengan AS. Kesebelasan dari negara Paman Sam itu sebelumnya berhasil mengalahkan Perancis di Mönchenglabach, dengan mencetak 3 gol, sementara Perancis hanya berhasil memasukkan bola sekali ke gawang. Dengan demikian kesebelasan AS, yang menjadi pemenang olimpiade, untuk ketiga kalinya berhasil masuk ke babak final turnamen Piala Dunia Sepak Bola Perempuan. Kesuksesan pertama dicapai 1991, dan yang kedua tahun 1999.

Sweden's Josefine Oqvist and Japan's Azusa Iwashimizu compete for the ball during the semifinal match between Japan and Sweden at the Women’s Soccer World Cup in Frankfurt, Germany, Wednesday, July 13, 2011. (Foto:Matthias Schrader/AP/dapd)

Josefine Oqvist (kiri) dari Swedia dan Azusa Iwashimizu dari Jepang dalam pertandingan babak semi final.

Gol bagi kesebelasan AS dicetak Lauren Cheney (menit ke-9), Abby Wambah (menit ke-79) dan Alex Morgan (menit ke-82). Satu-satunya gol berhasil diperoleh Perancis, berkat tendangan Sonia Bompastro di menit ke-55. Pertandingan AS lawan Perancis diadakan di Mönchengladbach.

AS Kalahkan Perancis

"Saya perlu istirahat", demikian dikatakan pelatih tim AS, Pia Sundhage setelah pertandingan pertama babak semifinal itu selesai. Ia tampak lelah, seolah ia ikut bermain di lapangan. Pertandingan melawan Brasil di babak perempat final tidak dimenangkan AS, yang sudah dua kali menjadi juara dunia, dengan mudah, walaupun akhirnya berhasil mencetak lebih banyak gol daripada Brasil lewat tendangan penalti (5:3).

Abby Wambach (L) of USA celebrates with team-mate Megan Rapinoe after scoring 1-2 during the semi-final soccer match of the FIFA Women's World Cup between France and the USA at the Borussia-Park stadium in Moenchengladbach, Germany, 13 July 2011. Foto: Friso Gentsch dpa/lnw +++(c) dpa - Bildfunk+++

Abby Wambach (kiri) dari kesebelasan AS, ketika baru mencetak gol ke dua di pertandingan lawan Perancis.

Di babak semi final, kesebelasan AS juga tidak dengan mudah mengalahkan Perancis. "Tetapi pada akhirnya tergantung pihak mana yang lebih ingin menang". Demikian dikatakan Pia Sundhage. Selama turnamen piala dunia ini, kesebelasan AS memang semakin menunjukkan kekuatan, semakin lama pertandingan berlangsung.

Kesebelasan Jepang, di bawah pelatih Norio Sasaki, di babak semifinal berhasil memukul kesebelasan Jerman, dengan pelatihnya Silvia Neid. Dalam pertandingan babak perempat final, Jepang mengalahkan Jerman dengan skor 1:0, sehingga menguburkan cita-cita Jerman untuk kembali menjadi juara dunia, setelah sukses dua kali berturut-turut. "Kami punya jiwa kebersamaan yang besar. Saya sangat ingin masuk ke babak final,“ demikian dikatakan pemain Jepang Yuki Nagasato.

Dua kesebelasan yang kalah di babak semi final, Perancis dan Swedia, akan bertarung untuk memperebutkan tempat ketiga di Sinsheim, Sabtu mendatang (16/07).

sid/dpa/Marjory Linardy

Editor: Renata Permadi