1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Arus Pengungsi Suriah Serbu Libanon

Pertempuran terbaru di Suriah kini memaksa ribuan warganya mengungsi ke Libanon. Sementara tim bantuan humaniter tetap dilarang memasuki distrik Baba Amr di kota Homs.

Berbarengan dengan mundurnya kelompok pemberontak dari kota Homs di Suriah tengah akhir pekan lalu, semakin banyak warga mengungsi ke Libanon. Komisi pengungsi PBB UNHCR melaporkan, ratusan warga tercatat melintasi perbatasan ke Libanon, setelah pertempuran di seputar kota Homs berakhir.

Keterangan resmi pemerintah Libanon menyebutkan, sekitar 3.000 warga Suriah mengungsi ke negaranya sejak beberapa hari terakhir ini. Sejumlah pengungsi yang tiba di Libanon mengungkapkan kepada wartawan, mereka takut akan dibunuh jika tetap bermukim di Suriah.

Jurubicara UNHCR di Libanon Ahmad Moussa kepada kantor berita AFP mengatakan Selasa (6/3), para pengungsi kebanyakan berasal dari Homs dan Qusayr yang terus dibombardir oleh tentara pro-Assad. Sejauh ini lebih dari 7.000 pengungsi sudah ditampung oleh Libanon, dan jumlahnya diperkirakan akan terus meningkat di hari-hari mendatang.

Gempuran militer berlanjut

Syrien Freie Syrische Armee Syrien Homs

Pasukan desersi Tentara Pembebasan Suriah di kota Homs.

Para pengungsi juga melaporkan, kota Homs, khususnya distrik Baba Amr terus dihujani tembakan artileri oleh militer Suriah.

"Juga jembatan terpenting di desa Rableh yang menghubungkan Homs dengan perbatasan Libanon ditembaki artileri hingga tidak dapat digunakan lagi", lapor aktivis anti rezim, Hadi Abdallah dari Homs.

Tank dan artileri militer Suriah dilaporkan terus menggempur kota Herak di provinsi Daraa. Sementara pasukan pemerintah sepanjang malam hingga Selasa (6/3) dinihari terlibat pertempuran sengit dengan para desertir di sekitar kota Deir Ezzor di timur Suriah.

Tetap dilarang masuk Baba Amr

Arbeit des Internationalen Roten Kreuzes in Syrien

Konvoi bantuan humaniter sudah diizinkan masuki kota Homs

Sementara ini tim bantuan humaniter dari palang merah internasional ICRC dan bulan sabit merah sudah diizinkan membagikan bantuan di kota Homs. ICRC melaporkan, hari Senin (5/3) lima konvoi pengangkut bahan bantuan sudah membagikan makanan, selimut dan obat-obatan kepada warga Homs

Namun militer melarang petugas bantuan memasuki distrik Baba Amr. Para pengungsi menyebutkan, bau busuk mayat menyebar dari distrik yang merupakan bekas kubu pemberontak anti Assad itu.

Pihak oposisi menuduh militer yang setia kepada presiden Bashar al Assad melakukan genosida di Baba Amr. Namun sejauh ini sulit memberikan konfirmasi, karena tidak ada wartawan atau pemantau independen yang diizinkan masuk ke kawasan itu.

Wakil sekjen PBB urusan bantuan humaniter, Valerie Amos direncanakan berkunjung ke Suriah pekan ini. Diharapkan ia dapat mendesak rezim di Damaskus, agar tidak menghambat para petugas bantuan humaniter.

Damaskus juga menyepakati kunjungan utusan khusus Liga Arab, mantan sekjen PBB Kofi Annan untuk kembali berkunjung ke Suriah. Annan direncanakan mengunjungi Suriah Sabtu (10/3) untuk mengimbau Assad agar menghentikan aksi kekerasan terhadap pihak oposisi.

Agus Setiawan (afp,ap,dpa,rtr)

Editor : Hendra Pasuhuk