1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

BELAJAR B. JERMAN

Arschkarte

Kartu yang paling ditakuti para pemain sepak bola.

Arsch bukanlah satu kata yang elegan untuk diucapkan. Arschkarte atau kalau di-indonesia-kan “Kartu Pantat”merupakan istilah yang dulu digunakan untuk "kartu merah“ dalam permainan sepak bola.

Saat kata ini lahir belum ada televisi berwarna, sehingga sulit bagi para pemirsa pertandingan bola untuk membedakan kartu warna apa yang diterima pemain akibat pelanggaran yang dilakukan.

Hal ini 'memaksa' wasit untuk menempatkan kartu merah dan kuning dalam saku celana yang berbeda. Dan… kartu merah selalu berada di saku belakang. Itulah mengapa kartu ini disebut "Kartu Pantat“.

Kata ini masih dipakai sampai sekarang, misalnya: Jika teman Anda mengalami kesialan, Anda dapat mengatakan kepadanya: "Da hast du aber die Arschkarte gezogen.“ – "Wah kamu dapat Kartu Pantat:“