1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Apple Beli Beats Seharga Rp. 35 Triliyun

Apple menoreh pembelian termahal dalam sejarah dengan mengakuisisi produsen headphone dan penyedia layanan musik, Beats. Analis menilai pembelian itu menandai pergeseran strategi oleh raksasa teknologi AS tersebut

Apple Inc berniat serius memantapkan posisinya di belantara bisnis musik. Raksasa teknologi Amerika Serikat itu tidak tanggung-tanggung membayar 3 miliar US Dollar atau setara 34,89 triliun Rupiah untuk mengakuisisi Beats Music and Electronics.

Beats adalah penyedia layanan musik online streaming dan produsen headphone yang sedang digandrungi kaum muda. Apple yang mengelola layanan ITunes belakangan mulai kewalahan menghadapi serangan pesaing lain seperti Pandora, Spotify dll.

Pembelian Beats menandai kesepakatan bisnis paling mahal yang pernah ditorehkan oleh Apple. Menurut kabar, pendiri Beats yang juga bintang Hip Hop pemenang Grammy Award, Dr. Dre selanjutnya akan terus mengelola Beats, namun di bawah manajemen Apple. Ia juga akan membawa Jimmy Iovine, manajer musik kawakan yang ikut membesarkan Beats.'

Merombak ITunes

"Musik adalah bagian penting dalam hidup kita dan memegang peran spesial di dalam Apple," kata Direktur Tim Cook dalam pernyataannya. "Sebab itu kita terus berinvestasi di dalam bisnis musik dan mengumpulkan tim yang luar biasa ini agar bisa terus menawarkan layanan musik yang inovatif."

Dengan lahapannya itu, Apple diyakini akan merombak layanan radio ITunes dan menawarkan piranti musik baru. Selain itu raksasa komputer asal Kalifornia itu juga memiliki peluang untuk meraup pangsa pasar yang lebih besar.

Übernahme Beats durch Apple, Jimmy Iovine, Dr. Dre

Punggawa Beats, Dr. Dre dan Jimmy Iovine

Namun kesepakatan pembelian Beats juga menandai pergeseran strategi oleh Apple. Sejak era mediang Steve Jobs, Apple digariskan untuk mengembangkan sendiri produk-produknya dan cuma melakukan pembelian kecil.

Pergeseran Strategi Bisnis

"Agak membingungkan buat saya apa yang akan didapatkan Apple dari pembelian itu," kata Bob O'Donnell, analis dan pendiri lembaga Think Tank, Technalysis Research.

Menurutnya, Beats "memiliki karakter demografi yang berbeda dari Apple," dan selama ini cuma mampu menarik "pelanggan dalam jumlah yang terbatas," untuk layanan musik online-nya.

"Kesannya tidak cocok kecuali mereka punya isu lain," kata O'Donnel. "Tapi tebakan saya, Apple tidak akan menggelontorkan uang sebanyak itu tanpa perhitungan matang."

rzn/ap (afp,ap)