1. Buka konten
  2. Buka menu utama
  3. Buka situs DW lainnya

Donald Trump Dituding Nepotisme

10 Januari 2017

Keputusan Presiden terpilih AS, Donald Trump, mengangkat menantunya menjadi penasehat senior mengundang kontroversi karena ditengarai nepotisme.

https://p.dw.com/p/2VY6W
Donald Trump mit mit Tochter Ivanka und Schwiegersohn Jared Kushner
Donald Trump (ka.) bersama putrinya, Ivanka Trump (tengah) dan Jared Kushner (ki.)Foto: Reuters/M. Segar

Langkah Presiden terpilih Amerika Serikat, Donald Trump, memilih menantunya Jared Kushner sebagai "penasehat senior presiden" di Gedung Putih, memicu kontroversi. Keputusan tersebut ditengarai bertentangan dengan Undang-undang Federal anti Nepotisme yang melarang pejabat menangkat anggota keluarga untuk jabatan publik.

Namun tidak jelas apakah aturan tersebut berlaku untuk posisi penasehat Gedung Putih. "Kami tidak yakin isu Nepotisme ini bisa dianggap pertanyaan tertutup," kata seorang kuasa hukum Trump. Menurut tim Trump ada preseden hukum di mana presiden mengangkat pembantunya "tanpa mengindahkan" Undang-undang anti nepotisme.

Serupa Trump, Kushner adalah pengusaha properti dan belum pernah memangku jabatan publik. Satu-satunya pengalaman politik suami Ivanka Trump itu adalah ikut aktif menggalang kampanye kepresidenan milik sang mertua. Kini Kushner yang berusia 35 tahun akan bekerjasama dengan Kepala Staf Gedung Putih Reince Priebus dan Kepala Srategi Steve Bannon.

"Jared telah menjadi aset yang berharga dan penasehat terpercaya selama kampanye dan transisi. Saya bangga mengangkatnya untuk memegang peranan kunci di pemerintahan saya," kata Trump. "Ia sangat sukses di dunia bisnis dan kini politik. Dia akan membantu saya mengeksekusi agenda ambisius untuk menempatkan warga Amerika sebagai prioritas pertama."

Priebus menilai Kushner sebagai seorang "visioner dengan kemampuan langka untuk mengkomunikasikan dan mengumpulkan pendukung," ujarnya. "Keterbukaan pikirannya, kemampuannya beradaptasi dan level intelektualitas" yang ia miliki akan menjadi "aset besar" untuk tim Trump.

Kushner lahir dan besar di keluarga penguasaha real estate New York. Sejak muda ia mengambilalih perusahaan keluarga setelah sang ayah dipenjara menyusul delik penggelapan pajak, 2008 silam. Ia menikahi putri Trump, Ivanka, pada 2009 dan kini memiliki tiga orang anak. Majalah Forbes memperkirakan kekayaan keluarga Kushner mencapai 1,8 miliar Dollar AS.

rzn/ap (rtr,ap)