1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Anggota OPM Papua Minta Amnesti dan Bertemu Kepala BIN Sutiyoso

Sepuluh mantan anggota kelompok separatis Papua diberitakan mengajukan permohonan untuk mendapat amnesti. Dua tokohnya melakukan pertemuan tertutup dengan Kepala BIN, Sutiyoso di Jakarta.

Sepuluh mantan anggota kelompok separatis Papua Organisasi Papua Merdeka (OPM) diberitakan telah memohon pemerintah Indonesia untuk memberikan amnesti. Dua tokoh pemberontak Papua sudah melakukan pertemuan dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Letjen TNI (Purn) Sutiyoso.

"Ini adalah langkah yang baik, sebagai efek domino menyerahnya Din Minimi," kata Sutiyoso hari Senin (01/02) seperti dikutip Jakarta Post dari tempo.co.

Indonesien Entlassung Filep Karma politischer Aktivist

Aktivis Papua Filep Karma dibebaskan dari tahanan, 19 November 2015

Sutiyoso selanjutnya mengatakan, para mantan pemberontak juga meminta bantuan sosial. Hal-hal itu sudah dibicarakan dengan pemerintah daerah di Papua dan permintaan mereka kemungkinan bisa dipenuhi, misalnya mendapat perumahan rakyat."Pemerintah setempat telah membuat rencana," kata Sutiyoso.

Terinus Enumbi, mantan pemberontak yang pernah menyebut dirinya sebagai komandan peleton di Tinggi Nambu, Puncak Jaya, menyatakan mereka sudah lelah dengan pertemuan. Ia bersama Melodi Enumbi sebelumnya bertemu dengan Bupati Puncak Jaya Hanock Ibo awal Januari lalu. Keduanya lalu dipertemukan dengan Kepala BIN Sutiyoso.

Indonesisches Militär in Papua

Aparat keamanan Indonesia sering terlibat pelanggaran HAM di Papua

10 anggota kelompok bersenjata yang diberitakan sudah menyerahkan diri adalah Teranus Enumbi, Yandu Enumbi, Telak Kogoya, Tendison Enumbi, Paindin Enumbi, Yalingga Enumbi, Berenggup Enumbi, Kopinggup Enumbi, Lendi Enumbi dan Tendiron Enumbi. Sedangkan Melodi Enumbi karena sakit tidak jadi mengikuti rombongannya.

hp/rn (jakartapost, tempo.co, republika)

Laporan Pilihan