1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Ancaman Terror Rotterdam, 2 Orang Ditahan

Polisi Rotterdam menahan supir mobil van dengan plat nomor Spanyol dan satu orang lain yang belum diungkap identitasnya. Konser musik di Rotterdam Rabu malam (23/8) dibatalkan karena potensi ancaman teror.

Aparat keamanan di kota pelabuhan Belanda, Rotterdam mengumumkan hari Kamis (24/8), mereka menangkap satu orang lagi sehubungan dengan ancaman serangan teror di konser musik Rotterdam malam sebelumnya. Konser musik band Allah-las dari Amerika Serikat dibatalkan karena ada peringatan dari polisi Spanyol tentang potensi ancaman serangan teror.

Hanya beberapa ratus meter dari lokasi konser, polisi menemukan sebuah mobil van putih yang memuat tabung-tabung gas dan menahan sopirnya untuk diinterogasi. Namun seorang pejabat kontraterorisme Spanyol mengatakan, van tersebut tidak terkait dengan serangan yang menewaskan 15 orang di Spanyol minggu lalu.

Polisi menahan supir van itu untuk diinterogasi sekitar dua jam setelah konser Allah-las dibatalkan. Walikota Rotterdam, Ahmed Aboutaleb dalam sebuah konferensi pers mengatakan, terlalu dini untuk menghubungkan van tersebut dengan ancaman teror yang ditujukan pada konser tersebut.


Niederlande Terrorwarnung - Rockkonzert in Rotterdam abgesagt (picture-alliance/AP Photo/RTL)

Polisi Rotterdam membatalkan konser musik setelah ada peringatan dari polisi Spanyol

Jurubicara kepolisian di Rotterdam, Roland Ekkers mengatakan, sopir van itu ditahan hanya beberapa jam setelah konser dibatalkan, namun dia berada dalam keadaan mabuk. Ekkers menyebutkan, orang yang diinterogasi „kemungkinan besar" tidak terkait ancaman serangan teror.

Hari Kamis pagi (24/8) polisi Rotterdam menangkap seorang lain yang saat ini dalam pemeriksaan.

Jurubicara kenegaraan Lodewijk Hekking mengatakan kepada kantor berita AP, tingkat ancaman teror Belanda, yang saat ini pada tingkat empat dari skala lima tingkat, tetap tidak berubah.

Pejabat investigasi kontra terorisme Spanyol mengatakan, polisi Spanyol menerima "sebuah peringatan yang mengindikasikan kemungkinan serangan dalam sebuah konser yang akan berlangsung di Rotterdam." Polisi Spanyol langsung menginformasikan peringatan potensi ancaman teror itu kepada polisi Belanda.

Miles Michaud Sänger der US-Band Allah-Las (picture-alliance/dpa/H. Marie/EPA)

Miles Michaud, penyanyi rock band Allah-Las dari Los Angeles, AS

Terkait serangan dengan mobil van di Barcelona, Spanyol, minggu lalu, polisi menemukan perangkat pembuatan bom yang mencakup lebih dari 100 tangki gas butana dan 500 liter aseton.

Polisi Rotterdam mengatakan, setelah menerima peringatan dari Spanyol mendiskusikan ancaman serius itu dengan pihak penyelenggara dan akhirnya diputuskan untuk membatalkan konser musik tersebut.

Allah-Las adalah band beranggotakan empat orang dari Los Angeles, Amerika Serikat. Dalam sebuah email kepada kantor berita AP, perusahaan label band tersebut, Mexican Summer menyatakan: "Karena ancaman teror potensial di The Maassilo di Rotterdam, pertunjukan Allah-Las dibatalkan malam ini."

„Kami belum punya detilnya, karena insiden masih dalam penyelidikan. Semua anggota band sehat walafiat dan sangat berterima kasih kepada Polisi Rotterdam dan agen lainnya dengan penuh tanggung jawab untuk menyikapi potensi ancaman serangan, sebelum ada cang terluka," tulis Mexican Summer.

hp/ap (ap, afp, rtr)

 

Laporan Pilihan