1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Ancaman Teror di Jerman Meningkat

Sebuah serangan teror diduga akan dilancarkan akhir November di Jerman. Pemerintah meningkatkan aksi pengamanan dan menyerukan warga agar meningkatkan kewaspadaan.

default

Polisi federal Jerman ditingkatkan keberadaannya di stasiun kereta api dan bandara.


Pemerintah Jerman mendapat petunjuk konkrit sebuah rencana serangan di Jerman yang akan dilancarkan akhir bulan November mendatang. Menteri dalam negeri Thomas de Maiziere dalam konferensi pers di Berlin Rabu (17/11) menyatakan, petunjuknya diperoleh dari dinas rahasia luar negeri. Namun juga terdapat informasi yang dikumpulkan sendiri, mengenai upaya kelompok radikal Islam untuk melancarkan serangan teror di Jerman.

De Maizere mengatakan; “Berdasarkan petunjuk dari satu mitra luar negeri, yang kami terima setelah kasus Yaman, diduga sebuah rencana serangan akan dilancarkan akhir November.“

Menteri luar negeri Jerman itu menambahkan, terdapat alasan untuk khawatir, namun tidak ada alasan untuk histeris. Ditegaskannya, Jerman tidak akan dapat ditakut-takuti lewat aksi terorisme internasional. Kebiasaan sehari-hari maupun budaya hidup bebas di Jerman tidak akan dapat dibatasi lewat ancaman semacam itu.

Lebih jauh menteri dalam negeri Thomas de Maiziere mengungkapkan tindakan yang telah dilakukan. "Terdapat upaya pengusutan konkret dan petunjuk konkret. Hal itu kami lakukan sesuai asas kriminalitas dan negara hukum, untuk mengusutnya di Jerman dan di luar Jerman. Tentu saja kami ingin semuanya lebih konkrit lagi. Tapi dalam hal ini kami juga sangat berhati-hati.“

Menteri dalam negeri Jerman itu tidak menyebutkan rincian pengusutannya. De Maizere lebih jauh juga mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaannya. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah Jerman juga mempertajam tindakan keamanan di tempat-tempat keramaian umum. Dengan tegas ia menyebutkan ditingkatkannya aksi pengamanan di bandar udara dan stasiun kereta api.

“Saya memerintahkan polisi federal, untuk mengantisipasi ancaman bahaya dengan tindakan keamanan yang disesuaikan, khususnya di bandara dan stasiun kereta. Itu berlaku hingga selanjutnya“, tegas De Maiziere.

Ditingkatkannya tindakan pengamanan itu berlaku di seluruh Jerman. Menteri dalam negeri De Maiziere juga mengatakan, tergantung situasinya juga akan kembali dilakukan pemeriksaan personal di kawasan perbatasan.

Pemicu ditingkatkannya aksi pengamanan, antara lain ditemukannya paket bom yang dikirim dari Yaman ke AS melalui Jerman sekitar dua pekan lalu. Menteri dalam negeri Jerman pada konferensi pers di Berlin itu menegaskan, kasus itu merupakan sebuah petunjuk bahwa jaringan teror Al Qaida sudah bertekad bulat untuk melancarkan serangan. Sekaligus kemampuan beradaptasi dari kelompok radikal Islam untuk melakukan aksinya.

Sejak berbulan-bulan memang sudah muncul petunjuk dari luar negeri, mengenai rencana serangan kelompok jihad di berbagai negara Eropa. Sumber beritanya diduga diperoleh dari dua warga Jerman yang ditangkap pasukan keamanan AS di Pakistan dan di Afghanistan beberapa bulan silam. Selain itu, dinas rahasia AS memberikan informasi mengenai sebuah kelompok yang berpotensi menjadi pelaku serangan teror, yang diduga sudah disebar di Eropa. Sumber aparat keamanan menyebutkan, serangannya diduga dirancang seperti aksi terror di Mumbai dua tahun lalu.

Peter Stützle/Agus Setiawan

Editor : Christa Foerster

Laporan Pilihan