1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Olahraga

All German Final di Wembley

Sepak bola kembali ke negara asalnya dengan membawa serta dua tim asal Jerman.

24 jam setelah “sukses besar“ Dortmund di kandang Real Madrid, Bayern München menyusul ke final Liga Champions setelah mempermalukan Barcelona 3:0 di Camp Nou. Pemegang rekor juara liga Jerman tampil pada leg dua semifinal ini dengan menurunkan formasi utama. Tidak terlihat sama sekali bahwa Bayern datang ke Camp Nou hanya untuk mengamankan peluang setelah dalam leg pertama menekuk Barcelona 4:0.

Untuk pertama kalinya, dua tim Jerman akan saling berhadapan pada pertandingan final Liga Champions, yang akan digelar pada tanggal 25 Mei mendatang.

Berikut komentar harian di Eropa:

Spanyol

El Mundo: “Semua berakhir sebelum dimulai, satu jam sebelum wasit meniup peluit awal pertandingan, setelah terdengar kabar Messi tidak diturunkan.

Marca: “0-7 – Hancur!. Berkat Robben, Piqué dan Mülller, Bayern menang di Camp Nou dan menghancurkan Barca dengan skor keseluruhan 7:0. Barcelona sama sekali tidak percaya dapat mengejar ketinggalan dan dibuat babak belur oleh satu tim yang mendemonstrasikan keunggulannya terhadap lawannya yang tanpa Messi.“

AS: "Barcelona mengalami kekalahan terburuk di ajang Eropa sejak 15 tahun. Dua kali Bayern München menggulung tim asuhan Tito Vilanova. Tanpa Messi Barca tidak mampu mencetak gol di menit-menit awal yang sangat dibutuhkan. Gol Robben beberapa saat setelah turun minum mengubur harapan.”

El Pais: “Adios Eropa! Juara berasal dari Jerman.”

Mundo Deportivo: “Bayern yang digjaya melumat Barca. Absennya Messi membuat suasana di Camp Nou menjadi dingin. Tidak ada seorangpun yang percaya bahwa Barcelona akan mengejar ketinggalan. Barca tidak berdaya dan Bayern menggasaknya 3:0

Italia

Gazetta dello Sport: “Setelah tahun-tahun keemasan, satu era berakhir bagi Barca. Dan ini bahkan terjadi di stadion mereka pada malam musim semi yang hangat. Bayern melaju ke final sebagai tim yang difavoritkan. Mereka bermain matang, imajinatif dan memukau. Setelah dua kekalahan di pertandingan final (2010 dan 2012), kini Bayern siap untuk menjadi juara.“

Tuttosport: “Barca dipermalukan di Camp Nou. Bayern melaju ke final.”

Inggris

Daily Mail: “Tidak ada Messi, tidak ada comeback bagi Barca! Wembley bersiap-siap untuk pertandingan fiinal pertama antara dua klub dari Jerman.

The Sun: “Bay-Bay, Barca! Messi harus turut menyaksikan bagaimana Bayern melumat Catalan. Gol bunuh diri Piqué membuat luka bertambah perih. Sundulan Müller melengkapi kemenangan menakjubkan, dengan agregat 7:0.

Telegraph: “Bercelona memiliki peta, namun tanpa Messi bagai kehilangan arah. Permainan mereka tanpa inspirasi. Bayern bermain tenang dan mendominasi jalannya pertandingan. Setelah turun minum, Bayern memperagakan bagaiman cara memanfaatkan peluang.”

Guardian: “Televisi di Catalan percaya pada “Missio Possible”. Namun ini sebelum keluarnya kabar bahwa Messi tidak diturunkan. Bayern terlalu elegan dan kuat bagi Barcelona. Skor 7:0 dari dua pertandingan tidak cukup untuk menyanjung juara baru liga Jerman ini.”

Jerman

Süddeutsche Zeitung: “Sepak bola kembali ke negara asalnya. Dari dua pertandingan Bayern berhasil mencetak 7 gol dan tidak memberi kesempatan pada lawannya.“

Frankfurter Allgemeine Zeitung: “Di akhir, kita harus merasa kasihan pada Barcelona: dua kali FC Bayern membuat tim Spanyol ini terpana. Dan Arjen Robben memupus keraguan terakhir untuk maju ke babak berikutnya.“

Deutsche Welle: “Juga di leg ke dua semi final, München benar-benar melumat Barcelona – “tim terbaik di dunia“ tergusur.