1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Aksi Protes di Brasil Berlanjut

Protes sosial di Brasil terus meluas. Kebanyakan aksi massa berlangsung damai. Tapi di Rio de Janeiro para demonstran menyerang gedung pemerintah.

Demonstrators try to enter a building during a protest in downtown Rio de Janeiro June 17, 2013.

Aksi Protes Brasil

Brasil dilanda aksi protes selama penyelenggaraan turnamen sepakbola Piala Konfederasi. Padahal turneman ini adalah persiapan untuk penyelenggaraan Piala Dunia 2014. Hari Senin malam (17/06/13). Sekitar 200.000 orang menggelar aksi protes di lebih dari sepuluh kota besar di negara itu.

Tadinya berbagai aksi digelar sebagai protes terhadap kenaikan tarif transportasi. Tapi kemudian demonstrasi meluas menjadi protes sosial menentang korupsi dan pengeluaran milyaran untuk penyelenggaraan Piala Dunia.

Kebanyakan demonstrasi berlangsung secara damai. Tapi di Rio de Janeiro terjadi kerusuhan. Sebagian demonstran menyerang gedung parlemen regional, membongkar barikade dan melempari gedung dengan batu. Pada awalnya, aparat keamanan menahan diri. Tapi demonstran terus mengamuk dan membakar mobil-mobil.

"Aksi Terorisme"

Menurut laporan media, sekitar 80 polisi berada di gedung parlemen untuk mengamankan tempat itu. Ketua parlemen Paulo Mello menyebut tindakan para penyerang sebagai "aksi terorisme".

Aksi utama yang berlangsung di pusat kota di Avenida Rio Branco diikuti oleh puluhan ribu orang dan berlangsung damai. Aksi protes juga digelar di kota-kota lain. Menurut laporan media, di Sao Paolo sekitar 60.000 orang turun ke jalan memprotes kenaikan tarif transportasi dan korupsi.

Di ibukota Brasilia, ratusan orang hari Sabtu lalu (15/06/13) berhasil menduduki sebagian atap gedung Kongres Nasional. Aksi protes itu sempat berubah menjadi kerusuhan. 33 orang dilaporkan menderita luka-luka. Polisi membubarkan sekitar 1000 orang yang berkumpul menggelar demonstrasi.

Masalah Sosial

Brasil dalam beberapa tahun mendatang akan menyelenggarakan berbagai acara internasional. Setelah Piala Konfederasi, Brasil menjadi penyelenggara Piala Dunia 2014. Dua tahun kemudian, Brasil menjadi tuan rumah Olimpiade.

Penyelengaraan Piala Dunia saja diperkirakan menelan biaya sekitar 11 milyar Euro. Banyak penduduk Brasil yang sekarang mengeritik pengeluaran besar itu dan berbagai praktek korupsi dalam proyek-proyek besar. Selama beberapa hari terakhir, aksi protes sosial terus meluas.

Presiden Brasil Dilma Roussef menyatakan ia bisa menerima adanya demonstrasi damai. Ini adalah langkah legitim dan merupakan bagian dari demonstrasi. Tapi ia tidak menerima aksi kerusuhan, seperti yang terjadi di depan gedung parlemen Rio de Janeiro.

hp/vlz (dpa, ap, rtr)

Laporan Pilihan