1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

Ada Papa Minta Saham, Jokowi Percepat Rencana Reshuffle

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli menyatakan, Presiden Jokowi akan melakukan perombakan kabinet lagi tahun ini juga. Kasus Setya Novanto dan Freeport jadi ejekan di media sosial.

"Kemungkinan sebelum akhir tahun ada reshuffle jilid dua", kata Menko Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli, dalam acara CORE Economy Outlook di Jakarta, hari Rabu (18/11). "Pak Jokowi akan memilih orang-orangnya di bidang hukum dan ekonomi," lanjut Rizal.

Rizal Ramli menjelaskan, perombakan kabinet jilid dua ini diperlukan untuk menjaga momentum pemulihan perekonomian. Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan ketiga 2015 menunjukkan perbaikan dan tumbuh 4,73 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika juga relatif stabil.

"Tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah meningkat. Begitu juga dengan kepercayaan para pelaku pasar," kata Rizal Ramli, sebagaimana dikutip oleh Kantor Berita Antara. "Hal itu perlu dilanjutkan untuk menumbuhkan ekonomi."

Di depan hadirin yang terdiri dari analis ekonomi Rizal mengatakan, Presiden terus mengevaluasi kinerja menteri-menterinya. "Pak Jokowi akan tunjuk orang-orangnya", kata dia.

Dalam isu penting lain di Jakarta, yaitu soal rekaman percakapan Setya Novanto yang minta saham pada Direktur PT Freeport di Papua, Staf Khusus dan Kepala Biro Hukum Kementerian ESDM, Said Didu dan Hurfon Asrofi menyerahkan rekaman yang berisi percakapan itu kepada Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI.

Penyerahan dalam bentuk flash disk itu dilakukan sekitar pukul 17.30 WIB di ruang kerja Mahmakah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI, diterima oleh Wakil Ketua MKD, Junimart Girsang dan Hardisoesilo.

Said Didu menerangkan, dia ditugaskan untuk menyerahkan rekaman pembicaraan sebagai mana yang dijanjikan. "Saya ditugaskan oleh Menteri ESDM untuk menyerahkan rekaman dari orang yang kami anggap secara logis adalah sumber rekaman asli," katanya.

Setelah menerima amplop yang berisikan rekaman pembicaraan, Junimart Girsang bersama Hardisoesilo membuka amplop tersebut, disaksikan Said Didu dan Hufron Asrofi.

Selanjutnya, flash disk yang berisi percakapan itu diserahkan kepada anggota Sekretariat MKD DPR RI.

hp (rtr, antara)

Laporan Pilihan