1. Inhalt
  2. Navigation
  3. Weitere Inhalte
  4. Metanavigation
  5. Suche
  6. Choose from 30 Languages

Dunia

150 Penumpang Hilang dalam Kecelakaan Kapal Feri

Kecelakaan terjadi setelah sebuah feri berpenumpang sekitar lebih dari 200 orang bertabrakan dengan kapal lain di sungai Meghna, Bangladesh.

Setidaknya 19 orang tewas dan 150 penumpng lainnya dinyatakan hilang setelah sebuah feri tenggelam di sungai Meghna. Kecelakaan terjadi di wilayah Munshiganj di selatan ibukota Dhaka. Kapal feri MV Shariatpur 1 yang mengangkut sekitar 200 penumbang dengan tujuan Dhaka bertabrakan dengan sebuah kapal barang, Selasa dini hari (13/03).

Korban Tewas Dikhawatirkan Meningkat

Dilaporkan, tim penyelamat telah berhasil mengeluarkan beberapa mayat dari feri yang tenggelam. “Regu penyelam telah mengeluarkan tujuh mayat dari kapal,“ dikatakan Azizul Islam, seorang pejabat setempat, kepada kantor berita AFP. Dikhawatirkan korban meninggal akan terus bertambah. Kepala kepolisian setempat, Shahidul Islam, menyatakan, 35 penumpang berhasil diselamatkan oleh kapal lain. Namun sekitar 150 penumpang lain masih belum diketahui nasibnya.

Tidak diketahui dengan pasti jumlah penumpang yang diangkut kapal feri naas tersebut. Daftar penumpang biasanya tidak ada dan banyak penumbang membeli karcis di atas kapal. Kapal feri merupakan alat transportasi utama bagi warga pedesaan Bangladesh. Kecelakaan sering terjadi akibat lemahnya standar keamanan dan overloading. Menurut keterangan pejabat angkatan laut, lebih dari 95 persen dari ratusan ribu kapal kecil dan sedang, yang dioperasikan di perairan Bangladesh, tidak memenuhi peraturan keselamatan minimum yang ditentukan.

Bulan April 2011, 32 orang tewas setelah sebah perahu penumpang tenggelam akibat bertabrakan dengan sebuah kapal barang di sungai Meghna. Tahun 2009, sedikitnya 85 orang tewas tenggelam, ketika sebuah feri bertingkat tiga terbalik akibat kelebihan beban di perairan pulau Bhola, di selatan Bangladesh.

Yuniman Farid (dpa/ap/afp)

Editor: Hendra Pasuhuk